Petani Tebu di Lumajang Merugi, Puluhan Hektar Terjangkit Virus Luka Api

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dahan tanaman tebu yang terjangkit virus luka api akan tampak lebih kecil disertai bercak putih kehitaman, hingga akhirnya kering dan mati. SP/ LMJ
Dahan tanaman tebu yang terjangkit virus luka api akan tampak lebih kecil disertai bercak putih kehitaman, hingga akhirnya kering dan mati. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Petani tebu di Lumajang, Jawa Timur ketar-ketir dan merugi melihat lahan tebunya terjangkit serangan virus luka api pada musim kali ini. Bahkan sudah hampir menjangkiti puluhan hektar lahan.

Salah satu petani tebu di Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Budi Susilo mengatakan, hampir semua jenis varietas tebu terserang virus luka api.

“Di desa Banyuputih Lor saja sudah ada sekitar 15 hektar yang terserang. Hampir semua varietas pasti kena penyakit luka api, tapi yang paling parah jenis Cenning,” bebernya, Jumat (21/06/2024).

Akibatnya, jumlah produktivitas panen diprediksi akan turun drastis. Batang pohon tebu yang terjangkit virus akan tampak jauh lebih kecil dibanding ukuran tebu normal.

Selain itu, mayoritas tanaman terserang penyakit juga memiliki bercak putih disertai warna kehitaman hingga akhirnya mengering dan mati.

Sedangkan untuk penyebab serangan virus diketahui cukup beragam, namun utamanya disebabkan karena kesuburan tanah yang sudah sangat jauh di angka normal. lmj-01/dsy

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…