Disperindag Kabupaten Pasuruan Ambil Sampel Daging untuk Uji Laboratorium

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Disperindag Kab Pasuruan saat mengecek penjualan daging di Pasar Bangil, untuk mengantisipasi peredaran sapi glonggongan. SP/ HIKMAH
Petugas Disperindag Kab Pasuruan saat mengecek penjualan daging di Pasar Bangil, untuk mengantisipasi peredaran sapi glonggongan. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan – Maraknya peredaran daging sapi glonggongan di Kabupaten Pasuruan, menjadi perhatian serius Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat.

Menindaklanjuti hal ini, Disperindag turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional.

Upaya ini dilakukan, guna meminimalisir peredaran daging yang tidak layak konsumsi. Sekaligus melindungi konsumen dari bahaya kesehatan. Kepala UPT Pasar Bangil Pahlevi mengaku, terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang daging di pasar.

“Mereka harus paham bahaya daging glonggongan dan cara mendeteksinya,” ujar Pahlevi, Senin (24/06/2024).

Itu lantaran secara kasat mata, daging glonggongan sulit dibedakan dengan daging sapi biasa. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikannya.

Pihaknya juga melakukan pengambilan sampel daging di sejumlah pasar untuk dilakukan uji laboratorium.

“Sampel daging dengan ukuran 10-15 cm akan dikirim ke provinsi untuk pengujian lebih lanjut,” bebernya.

Ia menegaskan, Disperindag akan rutin melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional minimal satu kali dalam sebulan.

Para pedagang daging juga diminta untuk menjual daging yang memang didistribusikan dari sembelihan di RPH. Karena bisa dipastikan keamanan konsumsinya.

“Ini yang perlu dipahami oleh para pedagang. Jangan sampai tergiur harga murah dan mendapat untung besar. Tetapi juga peduli terhadap kesehatan konsumen,” pungkasnya. Hik

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…