Fenomena Embun Upas di Ranupani, Petani Kentang di Lumajang Was-was Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan fenomena embun Upas di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. SP/ LMJ
Penampakan fenomena embun Upas di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Fenomena keindahan embun upas banyak dinanti dan didokumentasikan para pengunjung setiap paginya di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Namun, tidak dengan para petani kentang di sana.

Pasalnya, imbas fenomena embun upas di Ranupani tersebut ternyata menyimpan bahaya bagi para petani kentang. Suhu udara dingin yang mencapai 8-9 derajat Celcius dan embun upas yang menyelimuti tanaman kentang dapat menyebabkan tanaman layu dan mati.

Salah satu petani kentang di Ranupani, Karya menyebut embun upas dapat membuat kentang tidak tumbuh secara normal, bahkan mati. Meskipun ada kemungkinan tanaman kentang masih bisa hidup, hasil panennya tidak akan maksimal.

“Embun upas ini memang indah, tapi bagi kami petani kentang, ini adalah musuh. Kalau tanaman kentang terkena embun upas, kemungkinan matinya lebih besar. Tanaman yang masih bisa hidup pun pertumbuhannya tidak normal,” ujar Karya, Selasa (25/06/2024).

Lebih lanjut, untuk meminimalisir dampak embun upas, para petani kentang di Ranupani sudah berusaha menutup tanaman menggunakan paranet. Namun, upaya ini tidak selalu berhasil, terutama di musim kemarau ketika air sulit didapatkan.

“Kalau musim panas, air di sini sulit didapat. Jadi, tanaman kentang dan lainnya mati karena kekurangan air dan terkena embun upas,” papar Karya.

Sedangkan untuk kerugian akibat embun upas ini bisa mencapai 10 juta rupiah per lahan. Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi para petani kentang yang mengandalkan hasil panen mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Modal untuk menanam kentang di satu lahan bisa mencapai 10 juta rupiah. Kalau tanamannya mati, kami tidak mendapatkan hasil apa-apa,” terang Karya.

diketahui juga, selain kentang juga ada tanaman lain yang ikut terdampak embun upas salah satunya bawang. Namun, bawang memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap embun upas dibandingkan kentang, sehingga kemungkinan pertumbuhannya masih tergolong aman. lmj-01/dsy

Berita Terbaru

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pelarian terpidana kasus tindak pidana fidusia, Oktavanus Katili, akhirnya berakhir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. T…

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…