SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kecelakaan antara truk bermuatan gula pasir dan bus Bagong jurusan Malang - Blitar di jalan raya Desa Banjarsari Kec Selorejo Kab Blitar sempat memacetkan jalan raya Malang Blitar. Akibat kecelakaan tersebut 1 orang penumpang Bus Bagong alami luka memar dipunggungnya, dan dirujuk di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kab Blitar, sementara kerugian material capai seratus juta rupiah.
Kasat Lantas Polres Blitar AKP Mursid SH melalui Kasi humas Polres Blitar Iptu Heri Irianto SH mengatakan kecelakaan berawal sebuah truk bermuatan gula pasir L 9538 UX berjalan dari arah Barat menuju ke arah Timur (Malang), saat perjalanan sampai di jalan tanjakan raya Banjarsari Kec Selorejo, truk yang dikemudikan Ardi Kristiawan warga Kab Gresiķ mundur, dan kondisi rem truk diduga tidak berfungsi (blong).
Sementara di belakang truk ada bus Bagong nopol N 7328 UF yang dikemudikan oleh Joko Waluyo dari arah Timur menuju ke arah Barat (Blitar) akibatnya bak belakang truk membentur bagian bus (depan) sebelah kiri.
"Kejadian tersebut pada hari Rabu 26 Juni 2024 sekitar pukul 12.00 antara sebuah truk L 9538 UX bermuatan gula pasir, diduga truk tidak kuat di jalan tanjakan, bertepatan dari arah belakang ada bus Bagong menuju ke arah barat (Blitar) berpenumpang 6 orang, terjadilah benturan depan bus dan truk bagian belakang," kata Iptu Heri Irianto.
Atas kejadian itu seorang penumpang bus Bagong bernama Zulaikah Bini (P) warga Kec. Blimbing Kota Malang alami sedikit cedera pada punggungnya, guna perawatan ibu berusia 30 itu langsung dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo.
"Betul sementara diduga kondisi rem truk tak berfungsi (blong) kini masih dalam pemeriksaan Unit Laka Polres Blitar, untuk truk dan bus sementara diamankan, sedang sopir truk maupun bus Bagong masing masing memiliki SIM B 11 umum, untuk kerugian materi ditaksir sekitar Rp 100 juta," pungkas Iptu Heri Irianto. Les
Editor : Moch Ilham