Berantas Judi Online, Pj Wali Kota Ali Kuncoro Razia Handphone ASN

author Dwi Agus Susanti

- Pewarta

Senin, 01 Jul 2024 14:11 WIB

Berantas Judi Online, Pj Wali Kota Ali Kuncoro Razia Handphone ASN

i

Pj Wali Kota Ali Kuncoro saat memimpin razio handphone pegawai Pemkot Mojokerto

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 5 orang pegawai di Pemerintah Kota Mojokerto kedapatan memiliki aplikasi judi online (judol) di handphonenya. 

Baca Juga: Kumpulkan 20 Pengusaha Minol, Pj Wali Kota Mojokerto Ingatkan Taati Aturan

Ini diketahui saat inspeksi mendadak (sidak) Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro di Kantor Diskominfo dan kantor DPMPTSP yang berlokasi di Gedung MPP Gajah Mada Lantai 3 Kota Mojokerto, Senin (1/7/2024).

Dari pantauan di lokasi, satu-persatu handphone pegawai diperiksa oleh tim yang didalamnya terdiri dari Inspektorat, Diskominfo dan BKPSDM Kota Mojokerto.

Kemudian dilakukan pengecekan, untuk mengetahui adanya aplikasi maupun, chat Whatsapp dan riwayat mobile banking yang termasuk kategori judi dan pinjaman online.

Hasilnya, lima orang pegawai, beberapa diantaranya berstatus ASN dan non ASN kedapatan memiliki aplikasi haram tersebut di ponselnya.

Menurut Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, kelima pegawainya ini akan diberikan sanksi pembinaan.

"Tadi kita test case di dua instansi, yang di Diskominfo zero case, tapi yang di DPMPTSP, kita mencurigai ada lima orang yang HP nya ada aplikasi judolnya," jelasnya.

Baca Juga: Intip Daftar Harga Beras di Kota Mojokerto, Masih Aman dan Dibawah HET

Atas temuan tersebut, Mas Pj meminta BKPSDM untuk melakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Apabila dikemudian hari mereka tetap melanggar, akan kita beri sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Mas Pj menyebut, Pemkot Mojokerto sangat concern dengan instruksi pemerintah pusat untuk memberantas praktik judi online . Sebab, bahaya yang ditimbulkan sangat masif dan dampaknya juga luar biasa.  

Baca Juga: Minggu Ceria, Pj Ali Kuncoro Ajak Puluhan Siswa TK Keliling Wisata Edukasi Sejarah Budaya

"Sudah ada contoh kasusnya, ada yang sampai mengakhiri hidupnya karena terlilit judol dan ada kasus rumah tangga hancur karena judol," tukasnya.

Untuk itu, petinggi Pemkot Mojokerto ini menginginkan seluruh ASN Kota Mojokerto bisa menjadi teladan serta bisa menjadi pioner kebaikan.

"Kita akan menjadi pemerintah yang adaptif dan berusaha merespon segala perkembangan jaman, tapi kita juga akan bertindak tegas ketika ada pelanggaran,"  pungkasnya. Dwi

 

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU