Kirab Pengantin Massal di Surabaya: Upaya Pemkot untuk Tertib Administrasi Pernikahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemandangan tak biasa terlihat di jalanan depan Balai Pemuda hingga Balai Kota Surabaya pada Selasa sore. Ratusan pasangan pengantin lengkap dengan busana dan riasan khas pengantin melakukan pawai sebagai bagian dari acara 'Resepsi Akbar Isbat Nikah Massal' yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sebanyak 330 pasangan mengikuti acara ini, yang bertujuan untuk menertibkan administrasi pernikahan warga Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk mencegah praktik nikah siri yang tidak tercatat oleh negara.

"Ketika nikah siri dan tidak tercatat dalam negara, yang dirugikan adalah perempuan dan anak-anaknya. Kami ingin memberikan pembelajaran kepada warga agar tidak lagi melakukan nikah siri," ujar Eri di sela-sela acara.

Acara dimulai dengan sesi rias pengantin di Plaza Balai Pemuda pada pukul 11.30 WIB, setelah para mempelai mengikuti sidang isbat nikah di Gedung Siola sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Setelah itu, pasangan pengantin dikumpulkan dan diarak menuju Taman Surya, Balai Kota Surabaya dengan pengawalan petugas kepolisian, Satpol PP, dinas kesehatan, dan dinas perhubungan. Kirab ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan musik tradisional.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menyatakan bahwa acara ini mendapat sambutan luar biasa dari warga.

"Jumlah pasangan yang mengikuti acara tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, dari 225 pasangan menjadi 330 pasangan. Ini menunjukkan antusiasme warga yang tinggi untuk mengikuti isbat nikah massal," kata Eddy.

Salah satu peserta, Rio Febrian dari Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, menyatakan rasa syukur dan terbantu dengan adanya acara ini.

"Kami sudah nikah siri sejak 2019, dan dengan adanya isbat nikah ini, anak kami yang berusia 5 tahun bisa mendapatkan hak administrasi yang lebih baik untuk keperluan sekolah," ujar Rio.

Eri Cahyadi berharap bahwa pada tahun depan, acara isbat nikah massal tidak lagi diperlukan.

"Gelaran ini adalah pembelajaran untuk tertib administrasi. Sehingga tahun depan yang ingin menikah dan dimeriahkan tapi tidak punya kemampuan, tunggulah pengumuman pemerintah kota. Tidak lagi nikah siri," tuturnya.

Dengan gelaran ini, Pemkot Surabaya berusaha memastikan bahwa semua pernikahan tercatat secara resmi, memberikan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak-anak, serta menciptakan masyarakat yang lebih tertib administrasi. Zis

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…