SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif mewah dari Inggris, Jaguar Land Rover (JLR), bakal meningkatkan penjualan mobil edisi khusus hingga empat kali lebih banyak dari lini mereknya seperti Range Rover, Defender, Discovery, dan Jaguar pada 2026 mendatang dibandingkan dengan 2023 lalu dengan harga mencapai 1,5 juta poundsterling (Rp 31 miliaran).
Melansir Automotive News Europe pada Rabu (03/07/2024), JLR akan meluncurkan edisi khusus dari model Defender yang disebut sebagai ‘Octa’ yang dirancang dengan model mesin V8 berkekuatan 635 dk dengan sistem suspensi yang unik.
Selain itu, JLR mengklaim bahwa Octa akan menjadi model Defender paling tangguh, paling mumpuni, dan lebih mewah yang pernah dihadirkan oleh pabrikan.
Namun belum diungkap juga harga untuk mobil tersebut, akan tetapi berdasarkan presentasi pada Juni lalu, model Defender dapat naik harga hingga 350.000 poundsterling (Rp 7,2 miliaran) untuk versi bespoke.
Selain itu, JLR telah mengidentifikasi enam tingkat model dalam ‘halo strategy’, mulai dari kendaraan seharga 250.000 poundsterling hingga SUV senilai lebih dari 2,5 juta poundsterling (Rp 5,1 miliaran hingga Rp51,7 miliaran). Pabrikan juga akan menghadirkan Range Rover yang memiliki lapis baja dengan banderol maksimum hingga 1,5 juta poundsterling (Rp 31 miliaran).
Strategi ini mewakili elemen utama dari tujuan JLR untuk meningkatkan margin keuntungannya dari 8,5 persen pada tahun keuangan yang berakhir pada bulan Maret, menjadi 10 persen pada tahun 2026.B
Ini bukan pertama kalinya Range Rover dijual dengan edisi terbatas. Sebelumnya, JLR tawarkan model Sadaf V8 seharga 415.000 dolar AS (Rp 6,7 miliaran) untuk pasar Timur Tengah. Model ini semakin spesial karena dihadirkan secara terbatas hanya 20 unit saja.
JLR telah mampu menarik lebih banyak pelanggan kaya dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan mengklaim, bahwa penjualan pada model Range Rover telah meningkat hingga 27 persen.
Sebagai informasi, pabrikan juga berencana untuk meluncurkan mobil listrik (EV) khusus untuk merek Jaguar. Mobil bergaya Grand Tourer (GT) ini dikabarkan akan meluncur pada akhir 2024 untuk pasar Amerika Serikat (AS).
Pabrikan berlogo hewan “Jaguar” ini akan memperluas modelnya menjadi tiga kendaraan dan akan dibangun di atas platform yang disebut Jaguar Electrified Architecture (JEA). Sayangnya, pihak pabrikan belum mau mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai model tersebut.
Namun, diperkirakan EV bergaya GT ini akan diungkapkan di Pebble Beach Concours d’Elegance pada bulan Agustus atau Los Angeles Auto Show di November mendatang. GT terbaru ini akan mengambil inspirasi dari sejumlah model yang berkontribusi dalam kesuksesan Jaguar di masa lalu, termasuk E-Type yang ikonik yang dapat berjalan hingga jangkauan 700 km. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu