BYD Catat Kenaikan Penjualan 21% di Kuartal II 2024, Susul Tesla

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mobil listrik produksi pabrikan China yang viral, BYD. SP/ JKT
Mobil listrik produksi pabrikan China yang viral, BYD. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal China, BYD menuai tren positif pada kuartal kedua 2024. BYD mencatatkan kenaikan penjualan kendaraan listriknya sebesar 21 persen menutup celah dengan Tesla, yang pada kuartal pertama tahun ini berhasil menjadi penjual roda empat bertenaga baterai terbesar di dunia.

Pasalnya, penjualan Tesla yang amblas, karena perusahaan milik Elon Musk ini menghadapi persaingan yang ketat di Tiongkok, dan permintaan yang lambat karena kurangnya model baru yang terjangkau.

Tesla sendiri mungkin akan kembali menyerahkan predikat produsen kendaraan listrik terlaris kepada BYD, jika hasil penjualan aktualnya ternyata lebih rendah dari yang diperkirakan. Karena Tesla mengalami hambatan setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan pesat, yang menjadikannya produsen mobil listrik paling berharga di dunia.

Disitat dari Reuters pada Rabu (03/07/2024), BYD berhasil menjual 426.039 unit kendaraan listrik pada April hingga Juni 2024 berdasarkan penjualan bulanan. Catatan ini, sekitar 12 ribu unit lebih sedikit dari perkiraan pengiriman kendaraan Tesla untuk kuartal kedua.

Namun, Tesla sendiri diperkirakan akan melaporkan penurunan sebesar 6 persen dalam penjualannya pada periode April hingga Juni. Hasil tersebut, untuk pertama kalinya perusahaan asal Amerika Serikat tersebut harus mengalami penurunan dalam dua kuartal berturut-turut.

Sebagai informasi, sebelumnya Tesla telah memangkas produksi mobil listrik Model Y sebagai varian terlarisnya, dengan angka persentasi dua digit di pabri Shanghai sejak maret lalu, untuk mengatasi melemahnya permintaan model lamanya di Tiongkok.

Sebagai perbandingan, pesaing utamanya di Tiongkok, BYD, mempertahankan pertumbuhan yang stabil dalam penjualan kendaraan listrik. Sementara pendatang baru di pasar EV, seperti Nio melaporkan pertumbuhan yang luar biasa pada kuartal lalu. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

PONOROGO– Dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun 2023-2026, yang menyeret Mantan Ketua DPRD Sunarto dan Kabag K…

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…