Renault Kembangkan Baterai Mobil listrik LFP yang Lebih Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Renault akan mengembangkan baterai mobil listrik yang lebih murah. SP/ JKT
Ilustrasi. Renault akan mengembangkan baterai mobil listrik yang lebih murah. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Renault, melalui divisi khusus kendaraan listrik mereka, Ampere, baru saja mengumumkan rencana ambisius untuk memangkas biaya baterai mobil listrik menjadi lebih murah.

Jenama asal Prancis ini diketahui akan menggabungkan teknologi baterai lithium iron phosphate (LFP) untuk rencana memproduksi kendaraan listriknya secara global. Nantinya Ampere akan bekerja sama dengan LG Energy Solution dan CATL untuk membangun rantai pasokan kendaraan listrik di Eropa.

Saat ini, produsen barat memang tengah berada di bawah tekanan untuk memperluas jangkauan teknologi baterainya, guna memenuhi kebutuhan semua segmen pasar di tengah persaingan ketat dari merek China, yang memiliki harga jual lebih murah.

"Keputusan ini merupakan respons yang efektif dan mutakhir terhadap volatilitas pasar dan perubahan teknologi," kata Ampere dalam sebuah pernyataan, Rabu (03/07/2024).

Sementara itu, baterai LFP ini akan digunakan untuk beberapa model merek Renault dan Alpine selama beberapa tahun ke depan. Perusahaan tersebut juga berjanji akan bekerja sama mengembangkan solusi baterai cell-to-pack yang bertujuan untuk meningkatkan jangkaun kendaraan listriknya, yang bekerja sama dengan LGES.

Dalam pernyataan terpisah, LGES mengatakan bahwa telah menandatangani kesepakatan untuk memasok 39 gigawatt jam baterai tipe LFP ke Renault untuk memberi daya pada sekitar 590.000 unit kendaraan listrik, seraya menambahkan bahwa sel baterai akan diproduksi di Polandia.

“Kesepakatan itu menandai kesepakatan pasokan baterai LFP pertama untuk penggunaan kendaraan listrik bagi pembuat baterai Korea Selatan tersebut”, ungkap LGES.

Produsen mobil memperluas penggunaan berbagai jenis kimia baterai, seperti LFP, dalam upaya untuk memangkas biaya guna membuat kendaraan listrik yang terjangkau dan menghindari masalah rantai pasokan seputar bahan seperti kobalt. Sedangkan untuk nilai kontrak tersebut belum dikonfirmasi, namun periode kontraknya diketahui antara akhir 2025 dan 31 Desember 2030. jk-05/dsy

Berita Terbaru

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setiap hari Senin Polisi Masuk Sekolah "Police Goes To School, dalam Kegiatan mengikuti Upacara Bendera di setiap sekolah, baik di…

HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman

HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman

Senin, 28 Sep 2026 16:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tepat peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada Senen 28 September 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus …

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral kondisi kucing donasi yang lemas dan tampak tidur terus kini menjadi sorotan. Menindaklanjuti kejadian…

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam memperkuat karakter kemanusiaan generasi muda sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah…

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri.…

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…