Hari Kesepuluh Coklit Pilkada 2024, 16 Juta Pemilih di Jatim Sudah Tercoklit

author Riko Abdiono

- Pewarta

Kamis, 04 Jul 2024 09:22 WIB

Hari Kesepuluh Coklit Pilkada 2024, 16 Juta Pemilih di Jatim Sudah Tercoklit

i

Rakor bertempat di Ruang Wilis Kantor Bakorwil Madiun, dan dijadwalkan akan berlangsung sampai besok, Kamis, 4 Juli 2024. SP/ RIKO

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Memasuki hari kesepuluh masa pencocokan dan penelitian (Coklit) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024, sebanyak 52,97 persen pemilih di Jawa Timur dipastikan sudah tercoklit oleh Pertugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). 

Demikian diungkapkan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Divisi Data dan Informasi Insan Qoriawan saat Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Coklit pada Rabu, 3 Juli 2024. 

Baca Juga: Harga Porang di Madiun Melonjak Rp 12 Ribu per Kg, Petani Sumringah

Dari progress tersebut, artinya terdapat 16.694.963 pemilih yang sudah tercoklit dari 31.520.088 yang merupakan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) hasil sinkronisasi.

Insan mengatakan, hari ini merupakan hari kesepuluh dari masa coklit yang dijadwalkan. "Mulai sejak 24 Juni 2024 hingga 24 Juli 2024," katanya.

Sehingga, masih ada waktu sekitar 21 hari lagi bagi Pantarlih untuk menyelesaikan tugasnya. Namun Insan mengaku, pihaknya memberikan target untuk menuntaskan 100 persen coklit di hari kedua puluh. 

"Saya kira sangat rasional, dengan hasil capaian sampai dengan hari ini," yakin Insan. 

Baca Juga: PAD Semester I 2024 Kota Madiun Capai 52,98 Persen

Bukan tanpa sebab, mantan alumnus Universitas Brawijaya tersebut berharap sisa waktu coklit harapannya dapat digunakan untuk elaborasi, melakukan evaluasi jika ada data coklit yang perlu dikroscek. 

Dengan demikian, Insan mengajak seluruh KPU Kabupaten/Kota untuk melakukan evaluasi secara berjenjang dan berkala. 

Baca Juga: Harga Kakao Naik 3 Kali Lipat, Petani di Madiun Sumringah Banjir Cuan

"Pemantauan dan evaluasi ini dijadwalkan secara berkala dan berjenjang, mulai tingkat provinsi hingga sampai dengan Pantarlih untuk terus mengetahui progress kerja serta meminimalisir kendala," harap Insan. 

Perlu diketahui, hadir selain Insan, Anggota Eka Wisnu Wardhana, Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi Nurita Paramita beserta jajaran staf. Sementara peserta rakor yaitu 38 KPU Kabupaten/Kota yang terdiri dari Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Kasubbag Perencanaan, Data, dan Informasi, dan Operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). rko

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU