DJP Jatim 1 Gelar Olimpiade Pajak Pertama di Indonesia Timur: Universitas Petra Raih Juara

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Kamis, 04 Jul 2024 18:53 WIB

DJP Jatim 1 Gelar Olimpiade Pajak Pertama di Indonesia Timur: Universitas Petra Raih Juara

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur I (Kanwil DJP Jatim I) menyelenggarakan Olimpiade Forum Tax Center Surabaya (OFCTS) 2024, yang pertama kalinya dengan mengusung tema "Tingkatkan Kebersamaan Melalui Kompetisi Pajak". 

Olimpiade ini menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.

Baca Juga: Kantor Pajak se-Surabaya Edukasi Peran Pajak ke Pelajar

Kepala Kanwil DJP Jatim I, Sigit Danang Joyo, mengapresiasi sinergi dan kolaborasi aktif dari perguruan tinggi di Surabaya dalam penyelenggaraan OFCTS. "Olimpiade ini sebenarnya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan spectaxcular dan memperingati Hari Pajak 2024," ujar Sigit kepada awak media usai acara final di Surabaya, pada Kamis, (4/7/2024).

OFTCS 2024 diikuti oleh 17 perguruan tinggi dengan total 90 peserta, terbagi dalam 30 tim yang masing-masing terdiri dari tiga orang. Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Politeknik Universitas Surabaya (Ubaya), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mahardhika, STIE Indonesia, Universitas 17 Agustus 1945, Universitas Bhayangkara, Universitas Ciputra, Universitas Dr. Soetomo, Universitas Hayam Wuruk, Universitas Katolik Darma Cendika, Universitas Katolik Widya Mandala, Universitas Kristen Petra, Universitas Pelita Harapan, dan Universitas Widya Kartika mengirimkan wakil-wakil terbaiknya.

Kegiatan dimulai pada Selasa (2/7/2024) dengan babak penyisihan dan mencapai puncaknya pada Kamis (4/7/2024) dengan babak Grand Final. Sepuluh tim terbaik bersaing dalam cerdas cermat, dan empat tim teratas melanjutkan ke tahap debat pajak. 

Pada ajang bergengsi itu, setiap tim berjuang melalui soal-soal pilihan ganda, studi kasus, cerdas cermat, dan debat dengan tema perpajakan untuk menjadi juara.

Masih menurut Sigit, ide olimpiade ini diinisiasi oleh Tax Center yang menjembatani hubungan antara civitas akademika dan DJP. "Ini idenya dari teman-teman Tax Center. Tentunya saya sangat support dan senang kegiatan ini ada piala bergilir dari Kakanwil Dirjen Pajak Jatim 1," tuturnya. 

Baca Juga: Pelaporan SPT Badan DJP Jatim I Tumbuh 4,87 Persen

Perlu diketahui, pemenang OFCTS 2024 yakni Universitas Kristen Petra yang meraih Juara 1 dengan hadiah uang tunai Rp3,5 juta. Pada Juara 2 diraih oleh Politeknik Ubaya dengan hadiah Rp2,4 juta dan Universitas Widya Kartika memperoleh Juara 3 dengan hadiah Rp1,7 juta.

Sedangkan pada posisi Juara Harapan 1 disabet oleh Universitas Bhayangkara, dengan memperoleh hadiah uang tunai senilai Rp1 Juta. Kemudian Juara Harapan 2 diraih STIE Mahardika, mendapatkan Rp 800 ribu. Serta Juara Harapan 3 diperoleh Universitas Kristen Petra, mendapatkan Rp600 ribu.

Kendati demikian, Sigit berharap Olimpiade Forum Tax Center Surabaya 2024 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan diri bagi mahasiswa, serta mempererat kebersamaan dan kerjasama antara akademisi dan institusi perpajakan.

"Ini juga bisa membawa sosialisasi terkait pajak kepada masyarakat luas, mungkin kedepan tidak hanya mahasiswa tapi juga siswa/pelajar SMA/SMK dan seterusnya. Nanti kita akan bikin lebih luas lagi, mencakup wilayah (DJP) Jatim 1, (DJP) Jatim 2, Jatim 3," ungkap pria yang saat ini menjabat sebagai Pimpinan Perwakilan Kemenkeu Jatim.

Baca Juga: DJP Jatim I Targetkan Laporan SPT Capai 100 persen pada September 2023

Ia pun menambahkan bahwa pihaknya juga  mengajak seluruh masyarakat dan civitas akademika untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan perpajakan di masa mendatang. 

Karena jika melihat dari negara lain, pengenalan pajak sudah dilakukan sejak dini yakni mulai bangku sekolah dasar. 

"Kalau di negara-negara lain itu, pajak itu sejak dari SD sudah dikenalkan dengan cara olimpiade atau cerdas cermat maupun semacamnya," pungkasnya. Ain

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU