Isi Chat WA Korban ke Ketua KPU: "Sayang, Saya tak Bisa Dibagi.."

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 04 Jul 2024 21:39 WIB

Isi Chat WA Korban ke Ketua KPU: "Sayang, Saya tak Bisa Dibagi.."

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Terungkap dalam sidang, setelah Teradu tiba di Jakarta, ada komunikasi melalui pesan WhatsApp antara Pengadu dengan Teradu. Ini terjadi pada tanggal 9 Oktober 2023.

Baca Juga: Hasyim Asy'ari Resmi Dipecat Sebagai Ketua KPU

Saat itu, Teradu mengirimkan pesan WhatsApp 'Pandangan pertama turun ke hati (emoji peluk)'. Terdapat juga komunikasi melalui pesan WhatsApp pada tanggal 11 Oktober 2023. Dalam komunikasi tersebut, Pengadu meminta kepada Teradu mengurus pembelian apartemen di Puri Imperium Kuningan.

"Atas permintaan tersebut, Teradu kemudian membantu mengurus pembelian apartemen dimaksud," katanya.

Baca Juga: Temuan Rayuan Maut Ketua KPU Hasyim Asy'ari: Kecantikan CAT, Mirip Artis Sandra Bullock

Kemudian ada juga percakapan korban yang memutuskan hubungan dengan Hasyim. Percakapan itu terjadi usai Hasyim menyatakan akan menyayangi korban sampai kapanpun.

"Selain itu, juga ada komunikasi pada tanggal 13 Oktober 2023, di mana Teradu mengirimkan pesan WhatsApp yang menyatakan menyayangi Pengadu secara lahir batin dan sampai kapanpun. Pengadu menjawab dengan menyatakan 'maaf saya tidak bisa melanjutkan', 'sayang saya tidak bisa dibagi', serta 'dan saya tidak mau nama saya tidak benar di mata orang'," katanya.

Baca Juga: Ketua KPU RI, Lakukan Perbuatan Keji, Dipecat

Dalam kasus ini, CAT telah mengundurkan diri sebagai PPLN karena ulah Hasyim .  Akhirnya,CAT, memberi kuasa hukum kepada Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH FHUI) dan LBH Apik. n erc/jk/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU