Kemenkes Kebakaran Jenggot, Bantah Perintahkan Rektor Unair Copot Prof Budi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 04 Jul 2024 21:41 WIB

Kemenkes Kebakaran Jenggot, Bantah Perintahkan Rektor Unair Copot Prof Budi

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Era demokrasi saat ini makin tak jelas. Gegara beda pendapat dengan kebijakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr dr Budi Santoso SpOG FER dicopot dari jabatannya per Rabu (3/7/2024). Ini terkait rencana Kemenkes mendatangkan dokter asing ke tanah air

"Terkait beredarnya pemberitaan tentang pemberhentian Dekan FK Unair di beberapa media sosial, dengan ini kami humas Universitas Airlangga menyatakan bahwa pemberitaan tersebut benar adanya," ujar Ketua Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Unair dr Martha Kurnia Kusumawardani SpKFR (K), Kamis (4/7/2024).

Baca Juga: Prof Budi Santoso Dicopot dari Dekan, FK Unair Bergolak!

 

Kemenkes Kebakaran Jenggot

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kebakaran jenggot. Hari yang sama, Kemenkes, memastikan tidak memerintahkan Universitas Airlangga (Unair) untuk mencopot Dekan Fakultas Kedokteran Unair Budi Santoso. Gegara mengkritik kedatangan dokter asing.

Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril menegaskan, Kementerian Kesehatan tidak membawahi Unair, dan tidak memiliki wewenang mengatur Unair. "Informasi yang mengatakan Menkes mengkontak Rektor Unair untuk meminta memberhentikan Dekan FK merupakan fitnah dan hoaks," tegas Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2024).

Syahril juga menyatakan, informasi yang beredar seolah Kemenkes akan mendatangkan 6.000 dokter warga negara asing (WNA) juga merupakan hoaks.

 

Baca Juga: DPR Tuding Menkes Arogan, Urusan Pengawasan Obat

Penguatan Kelembagaan FK Unair

Martha mengatakan alasan atau pertimbangan pimpinan Unair terkait pemberhentian ini merupakan kebijakan internal. Tepatnya untuk menerapkan tata kelola yang lebih baik guna penguatan kelembagaan khususnya di lingkungan FK Unair.

"Kami menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Prof Dr dr Budi Santoso SpOG (K) atas semua pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut," ujar Martha.

 

Baca Juga: Transplantasi di Indonesia, Makin Mudah!

Dicopot Usai Dipanggil Rektor

Prof Budi sendiri membenarkan bahwa dirinya telah dicopot dari jabatannya. Hal ini buntut dari respons Prof Budi terkait rencana Kemenkes yang akan mendatangkan dokter asing ke Indonesia. "Iya benar (dihentikan dari jabatan Dekan FK Unair)," kata Prof Budi.

Prof Budi mengatakan pada Senin (1/7/2024) dia dipanggil oleh Rektor Unair Prof Nasih. Panggilan itu dilayangkan usai dirinya berkomentar tidak setuju dengan rencana Menkes mendatangkan dokter asing ke Tanah Air. n ain/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU