Tekan Inflasi dan Jaga Harga Bapok, Pemkot Batu Gencar Tanam Bibit Cabai

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 05 Jul 2024 09:52 WIB

Tekan Inflasi dan Jaga Harga Bapok, Pemkot Batu Gencar Tanam Bibit Cabai

i

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai (kiri) saat melakukan panen cabai di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. SP/ BTU

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka menekan inflasi khususnya komoditas cabai, Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Batu, Jawa Timur berupaya melakukan penanaman komoditas tersebut pada lahan seluas 238 hektare, yang tersebar di tiga kecamatan.

Pasalnya, panen cabai di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, merupakan salah satu upaya untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok). 

Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemkab Salurkan Bantuan Pangan Beras di Desa Kludan Sidoarjo

"Panen cabai serentak yang dilaksanakan hari ini adalah salah satu program pemerintah untuk menjaga pasokan cabai di pasar sekaligus menjadi stok cabai,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai di Kota Batu, Jumat (05/07/2024).

Lebih lanjut, cabai yang ditanam di atas lahan seluas sekitar 238 hektare dan tersebar di tiga kecamatan tersebut, diperkirakan akan menghasilkan komoditas tersebut kurang lebih sebanyak 32,7 ton. 

Baca Juga: Program PKK Sigap Pemkot Kediri, Solusi Alternatif Cegah Inflasi

Menurutnya, pada 2024 Pemerintah Kota Batu menanam cabai jenis ORI 212 sebanyak 1.500 peti atau sebanyak 450.000 bibit dengan waktu tanam kurang dari empat bulan. 

"Tentunya langkah ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan di pasaran dan menekan angka inflasi yang diakibatkan tingginya harga cabai," katanya.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Lumajang Tekan Inflasi Jelang Idul Adha

Selain itu, untuk mendukung program penanaman cabai tersebut, bantuan alat dan mesin pertanian kepada 10 kelompok tani terus digencar. Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga cabai rawit di Kota Batu tercatat Rp 28.250 per kilogram. Harga tersebut, tercatat mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan harga pada 1 Juli 2024 yang sebesar Rp 22.750 per kilogram. btu-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU