SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Produsen otomotif dari China, Geely resmi meluncurkan produk baterai untuk mobil listrik terbarunya menggunakan lithium-iron phosphate (LFP). Bahkan digadang-gadang jika baterai tersebut mampu digunakan untuk berkendara sejauh 1 juta kilometer dan bertahan hingga 50 tahun, Jumat (05/07/2024).
Selain itu, baterai tersebut dilengkapi dengan diafragma yang ditingkatkan demi meningkatkan kepadatan energi dan keamanan, dengan menggunakan bahan elektroda yang didoping multi-elemen untuk mengurangi laju reaksi kimia internal secara signifikan, yang diklaim perusahaan sebagai salah satu alasan utama baterai jenis baru ini dapat menawarkan masa pakai yang lebih lama.
Tak hanya itu, baterai mobil listrik terbarunya ini juga mampu mengisi daya lebih cepat, bekerja lebih baik di cuaca dingin, dan tahan terhadap penggunaan yang salah secara serius. Ini dibuktikan saat mengisi daya 10-80 persen, baterai blade pendek dapat mengisi daya dalam waktu 17 menit 4 detik sementara paket panjang memerlukan 26 menit.
Geely juga mengklaim baterai terbarunya ini dapat diisi 3.500 kali atau setara dengan 1 juta kilometer berkendara, dan semuanya dengan dampak minimal terhadap jangkauan baterai.
Sedangkan untuk masa pakai yang lebih lama dari sebuah baterai, tidak hanya akan membantu nilai sisa kendaraan listrik bekas, tetapi Geely mengatakan hal ini akan mengurangi emisi karbon lebih dari 80.000 ton per tahun. Sel baterai ini memiliki kapasitas 192 Wh/kg, dan sekitar 40 persen lebih pendek dibandingkan baterai blade tradisional.
Geely juga mengklaim baterai tersebut dapat aman bila terjadi sel bocor. Jika hal tersebut terjadi, maka lapisan aluminium foil akan secara otomatis menyatu ke dalam diafragma baterai untuk membuat lapisan isolasi yang mencegah terjadinya korsleting dan termal.
Sayangnya, pihak merek ini belum mengungkapkan model apa yang akan mengadopsi baterai terbaru tersebut. Namun dengan inovasi ini, membuat para calon pengguna EV tidak perlu khawatir terhadap keselamatan dan daya tahan pada komponen baterai. jk-06/dsy
Editor : Desy Ayu