Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla hingga 30 September

BPBD Kabupaten Malang Lakukan Kesiapan SDM dan Peralatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Malang mulai melakukan kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, berdasarkan rilis BMKG, maupun BNPB, puncak kemarau diprediksi terhadi bulan Agustus hingga September.

"Tapi kan di awal Juni sudah masuk musim kemarau. Sehingga dari BNPB maupun BPBD provinsi telah mengedarkan surat edaran adanya kesiapsigaan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana kekeringan dan karhutla," kata Sadono ketika dikonfirmasi, Rabu (5/7/2024).

Oleh sebab itu, BPBD Kabupaten Malang saat ini telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan dan karhutla per 10 Juni hingga 30 September.

Namun, sejauh ini, BPBD belum menerima adanya laporan kekeringan yang ditandai dengan permintaan air bersih maupun adanya karhutla.

Bilamana masuk adanya laporan, maka BPBD akan menaikkan statusnya dari siaga menjadi tanggap darurat.

"Cuma kemarin dari BMKG juga kemungkinan tidak se-ekstrem 2023. Artinya, walaupun kemarau tapi masih ada curah hujan walaupun tidak tinggi. Jadi masih normal, bahkan rilis BMKG satu minggu ini ada anomali, artinya ada kemungkinan hujan lebat yeng berpotensi ada bencana hidrometeorologi basah," bebernya.

Kendati belum ada laporan masuk, BPBD tidak lengah begitu saja. Pihaknya kini telah mengedarkan surat edaran ke 33 kecamatan mengenai bencana yang ditimbulkan dari musim kemarau.

Di sisi lain, BPBD telah melakukan kesiapan terkait sumber daya manusia (SDM) dan peralatan.

"Kita sudah ngajukan ke BPBD Provinsi dan BNPB untuk menambah peralatan penanganan kekeringan. Mungkin akan ada tambahan tandon. Kita juga sudah dapat support dari provinsi itu terpal atau tandon portable," urainya.

Kemudian berdasarkan pemetaan, ada beberapa wilayah yang dilanda kekeringan saat musim kemarau.

Berdasarkan pemetaan bencana kekeringan 2023, ada delapan kecamatan dengan 21 desa yang mengalami kekurangan air bersih.

Delapan kecamatan itu antara lain Sumbermanjing Wetan, Kalipare, Donomulyo. Sumberpucung, Jabung, Lawang, Singosari, Kromengan.

"Yang kita buat dasar ini peta 2023. Terakhir kali yang melaporkan kekeringan itu dari Kecamatan Kromengan," tuturnya.

Di akhir, memasuki musim kemarau ini, Sadono mengimbau kepada masyarakat agar bijak menggunakan air. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meminta perusahaan dan pemberi kerja meningkatkan kesadaran dalam memberikan…

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah petani cengkeh di Wonosalam, Jombang mulai merasa lega lantaran harga cengkeh mengalami kenaikan. Meski demikian, hal itu…