Pemutakhiran Data untuk Mewujudkan Kota Surabaya yang Lebih Inklusif dan Transparan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 05 Jul 2024 19:43 WIB

Pemutakhiran Data untuk Mewujudkan Kota Surabaya yang Lebih Inklusif dan Transparan

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya fokus pada pemutakhiran data warga untuk akurasi pemberian bantuan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menciptakan kota yang lebih inklusif dan transparan. Pemutakhiran data ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan kota serta memastikan semua lapisan masyarakat mendapatkan hak-haknya secara adil.

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menekankan bahwa data yang valid dan terkini bukan hanya mempermudah pemerintah dalam memberikan intervensi tepat sasaran, tetapi juga membuka peluang bagi warga untuk lebih berpartisipasi dalam pembangunan kota.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perkuat Sister City dengan Amerika Serikat

"Dengan data yang valid, kita bisa memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan, serta melibatkan mereka dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program tersebut," ujar Eddy.

Salah satu tujuan utama dari pemutakhiran data ini adalah untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam berbagai program kota. Eddy mengungkapkan bahwa warga yang datanya sudah diperbarui dan valid akan lebih mudah terlibat dalam program-program sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi yang diluncurkan oleh Pemkot Surabaya.

"Ketika data warga akurat, kita bisa lebih mudah melibatkan mereka dalam program-program pemberdayaan yang ada, sehingga tercipta rasa memiliki dan keterlibatan aktif dari masyarakat," jelasnya.

Pemutakhiran data juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Eddy menjelaskan bahwa data yang akurat akan memudahkan pemantauan dan evaluasi program-program yang dijalankan.

"Dengan data yang valid, kita bisa lebih transparan dalam menyampaikan hasil dan capaian program kepada publik, serta lebih akuntabel dalam penggunaan anggaran," ujarnya.

Baca Juga: Innovation Day 2024 : Schneider Electric Dukung Transformasi Digital di Surabaya

Dalam era digital ini, Pemkot Surabaya juga berupaya mengintegrasikan teknologi dalam proses pemutakhiran data. Eddy menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi akan mempermudah proses verifikasi dan validasi data, serta mempercepat penanganan keluhan dan kebutuhan warga.

"Kami terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan warga dalam memperbarui data mereka, serta memastikan keamanan dan kerahasiaan data tersebut," tambahnya.

Sebagai contoh, Eddy menceritakan pengalaman Pak Budi, seorang warga kurang mampu di Kelurahan Klampis Ngasem, yang akhirnya bisa mendapatkan bantuan pemerintah setelah datanya diperbarui dan valid.

"Pak Budi yang sebelumnya kesulitan mendapatkan bantuan karena data yang tidak akurat, kini bisa merasakan manfaat program pemerintah berkat pemutakhiran data ini," ungkap Eddy.

Baca Juga: Inovasi Kesehatan: Surabaya Hadirkan R1N1 dengan Ribuan Tenaga Kesehatan di Setiap RW

Begitu pula dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang beroperasi di Kelurahan Manyar Sabrangan. "Dengan data yang valid, bantuan CSR dari perusahaan dapat tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan, seperti Pak Edi yang sebelumnya tidak tercatat dengan baik," tambahnya.

Eddy mengimbau kepada seluruh warga Surabaya untuk proaktif dalam memperbarui data mereka. "Kami berharap warga tidak khawatir dengan isu pemblokiran data. Pemutakhiran ini adalah untuk kebaikan bersama, demi terciptanya kota Surabaya yang lebih inklusif, transparan, dan akuntabel," pungkasnya.

Dengan demikian, pemutakhiran data warga bukan hanya soal ketepatan pemberian bantuan, tetapi juga langkah strategis menuju kota Surabaya yang lebih maju, inklusif, dan transparan. Zis

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU