Pemutakhiran Data untuk Mewujudkan Kota Surabaya yang Lebih Inklusif dan Transparan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya fokus pada pemutakhiran data warga untuk akurasi pemberian bantuan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menciptakan kota yang lebih inklusif dan transparan. Pemutakhiran data ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan kota serta memastikan semua lapisan masyarakat mendapatkan hak-haknya secara adil.

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menekankan bahwa data yang valid dan terkini bukan hanya mempermudah pemerintah dalam memberikan intervensi tepat sasaran, tetapi juga membuka peluang bagi warga untuk lebih berpartisipasi dalam pembangunan kota.

"Dengan data yang valid, kita bisa memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan, serta melibatkan mereka dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program tersebut," ujar Eddy.

Salah satu tujuan utama dari pemutakhiran data ini adalah untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam berbagai program kota. Eddy mengungkapkan bahwa warga yang datanya sudah diperbarui dan valid akan lebih mudah terlibat dalam program-program sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi yang diluncurkan oleh Pemkot Surabaya.

"Ketika data warga akurat, kita bisa lebih mudah melibatkan mereka dalam program-program pemberdayaan yang ada, sehingga tercipta rasa memiliki dan keterlibatan aktif dari masyarakat," jelasnya.

Pemutakhiran data juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Eddy menjelaskan bahwa data yang akurat akan memudahkan pemantauan dan evaluasi program-program yang dijalankan.

"Dengan data yang valid, kita bisa lebih transparan dalam menyampaikan hasil dan capaian program kepada publik, serta lebih akuntabel dalam penggunaan anggaran," ujarnya.

Dalam era digital ini, Pemkot Surabaya juga berupaya mengintegrasikan teknologi dalam proses pemutakhiran data. Eddy menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi akan mempermudah proses verifikasi dan validasi data, serta mempercepat penanganan keluhan dan kebutuhan warga.

"Kami terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan warga dalam memperbarui data mereka, serta memastikan keamanan dan kerahasiaan data tersebut," tambahnya.

Sebagai contoh, Eddy menceritakan pengalaman Pak Budi, seorang warga kurang mampu di Kelurahan Klampis Ngasem, yang akhirnya bisa mendapatkan bantuan pemerintah setelah datanya diperbarui dan valid.

"Pak Budi yang sebelumnya kesulitan mendapatkan bantuan karena data yang tidak akurat, kini bisa merasakan manfaat program pemerintah berkat pemutakhiran data ini," ungkap Eddy.

Begitu pula dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang beroperasi di Kelurahan Manyar Sabrangan. "Dengan data yang valid, bantuan CSR dari perusahaan dapat tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan, seperti Pak Edi yang sebelumnya tidak tercatat dengan baik," tambahnya.

Eddy mengimbau kepada seluruh warga Surabaya untuk proaktif dalam memperbarui data mereka. "Kami berharap warga tidak khawatir dengan isu pemblokiran data. Pemutakhiran ini adalah untuk kebaikan bersama, demi terciptanya kota Surabaya yang lebih inklusif, transparan, dan akuntabel," pungkasnya.

Dengan demikian, pemutakhiran data warga bukan hanya soal ketepatan pemberian bantuan, tetapi juga langkah strategis menuju kota Surabaya yang lebih maju, inklusif, dan transparan. Zis

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…