Buka Forum Diskusi, Sudah Layakkah Datangkan Dokter Asing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai jurnalis yang rumahnya dekat dengan kampus Fakultas Kedokteran Unair, saya terkesima dengan kekompakan para dokter.

Ketika saya meliput, yang ikut aksi bukan semata mahasiswa Fakultas Kedokteran saja. Ada dokter muda, dokter spesialis, sampai guru besar dan alumni.

Hal yang membuat simpati saya, diantara orator ada yang bicara konstitusi, demokrasi dan kebebasan bicara.

Saya menilai aksi hari Kamis (4/7) itu seperti gambaran bagaimana para dokter ngamuk dengan caranya, orasi, buat poster, pasang karangan bunga. Sampai aksi rampung saat sholat Asya' , tak ada huru hara, apalagi pengrusakan fasilitas negara di kampus Unair.

 

***

 

Saya tak menyangka pencopotan Prof Dr Budi Santoso dr SpOG (K) sebagai dekan FK Unair, menimbulkan gejolak di kampus Unair. Rektor Unair mesti bertanggung jawab. Sebab ia yang mencopot Prof Dr Budi Santoso.

Apa kesalahan Prof Dr Budi? Apakah hanya karena menyuarakan pendapat yang berbeda dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin, suatu pelanggaran?

Saya tergugah dengan narasi salah satu karangan bunga;"Turut hilangnya demokrasi di dunia pendidikan #saveProfBus #untukIndonesiasehat. Prodi Orthopaedi dan Traumatologi FK Unair Surabaya."

 

***

 

Saya kagum, civitas kedokteran mulai bicara demokrasi di dunia pendidikan. Kasus pendapat Prof Budi, yang tidak setuju pemerintah akan datangkan dokter asing adalah suara akademisi. Akal sehat saya itu hak berpendapat seorang guru besar, bukan pembangkangan. Ini saya nilai bagian dari demokrasi di kampus. Ada apa dengan Rektor Unair Prof Nasih, yang tanpa mendengarkan dan menghargai pendapat Prof Budi dan para dokter.

Mengapa Rektor tidak membuka forum atau pertemuan soal dokter asing dan dokter Indonesia secara ilmiah?

Apakah Rektor tak memberi kesempatan dekan FK hingga alumni berbicara dan berbagi ide tentang relevansi mendatangkan dokter asing di Indonesia.

 

***

 

Bagi saya yang jurnalis, pernyataan Menkes dan Dekan FK Unair, urusan dokter asing, masih soal perbedaan pendapat.

Wartawan menganggap perbedaan pendapat ini bagian dari proses demokrasi. Bagi saya, penolakan dari Dekan bagian dari diskursus. Artinya, kalau semuanya setuju dengan ide Menkes artinya tak ada demokrasi di pendidikan kedokteran . Bagi wartawan, ada pendapat yang berbeda, mesti didengar. Ajaran pers bebas tidak selalu harus pendapat yang seragam.

Apalagi saya baca pendapat yang disampaikan dekan FK Unair, memiliki argumentasi yang kuat.

Saran saya, Rektor Unair perlu membuka forum diskusi untuk menjaring partisipasi masyarakat dalam perumusan sudah layak atau tidak datangkan dokter asing. ([email protected])

Berita Terbaru

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…

Danantara Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Distribusi Barang Subsidi

Danantara Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Distribusi Barang Subsidi

Rabu, 28 Okt 2026 01:54 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus mempererat sinergi antar-BUMN untuk menyokong program Koperasi D…