Pencopotan Dekan FK Unair Hanya Sepekan, Rektor Unair Masih Tertutup Alasan Pecat Prof Budi

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rektor Unair, Prof M. Nasih merangkul Prof Budi Santoso setelah menganulir pemecatannya sebagai Dekan FK Unair, yang hanya berlangsung selama sepekan. Nasih mencabut pemecatannya di lakukan di halaman Masjid Kampus C Unair di puluhan wartawan. SP/Nur Aini
Rektor Unair, Prof M. Nasih merangkul Prof Budi Santoso setelah menganulir pemecatannya sebagai Dekan FK Unair, yang hanya berlangsung selama sepekan. Nasih mencabut pemecatannya di lakukan di halaman Masjid Kampus C Unair di puluhan wartawan. SP/Nur Aini

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Usai Presiden BEM Unair Aulia Thaariq Akbar mengecam pemecatan Budi Santoso, dari posisi Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair yang menolak kebijakan impor dokter asing, ada anulir pencopotan dari Rektor Unair.

Prof BUS, panggilan akrab Prof Dr. dr. Budi Santoso SpOG FER, kembali ngantor sebagai Dekan FK Unair mulai, Rabu (10/7/2024) hari ini. Praktis, Prof BUS dicopot jabatannya sebagai Dekan FK dalam sepekan, tepatnya sejak Rabu (3/7/2024).

Meski kembali menjabat sebagai Dekan FK Unair, Prof BUS berjanji akan tetap menyampaikan kritik terhadap pemerintah dengan cara berbeda.

 

Kembalikan Setelah Surat Klarifikasi

Rektor Universitas Airlangga, Prof M Nasih mengembalikan posisi Prof BUS kembali ke posisi Dekan Fakultas Kedokteran (FK). Hal itu diumumkan Nasih, dan didampingi Prof BUS di depan Masjid Ulul Azmi, Kampus C Unair, Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 15:10 WB.

Dia mengembalikan posisi Budi setelah menerima surat klarifikasi dan keberatan dari yang bersangkutan.

"Kami sudah menerima surat dari Prof Bus, intinya kami sudah paham apa yang disampaikan oleh Prof Bus dan karena ada alasan bagi kami untuk mengangkat beliau sebagai dekan, ya kami angkat. Jadi kami mohon maaf, untuk cerita serial berakhir hari ini," kata Nasih usai salat di Masjid Ulul Azmi.

 

Prof Nasih Masih Tertutup

Saat disinggung soal dasar pemecatan Budi, Nasih enggan menjawabnya. Ia menganggap hal itu adalah masa lalu.

"Itu masa lalu. Sekarang kita fokus ke depan untuk Unair yang kita cintai bersama-sama. Saya tidak tahu soal pendapat, yang saya tahu ini (Prof BUS) sahabat saya," ungkapnya sambil merangkul Prof BUS.

Saat ditanya wartawan, Nasih, Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) itu masih tertutup soal masalah yang sebenarnya menjadi dasar pemecatan Budi. Dia mengatakan hal itu merupakan urusan internal lembaganya.

"Lo kok tanya saya. Jadi ini urusan internal kami di sini. Dan hanya di Unair Iho posisi dekan jadi heboh seperti sekarang," kata Nasih.

Berkaca dari kasus Prof BUS, awak media pun mempertanyakan apakah dekan maupun pejabat di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak boleh mengkritik kebijakan pemerintah secara terang-terangan. Namun, Prof Nasih menyebut jika civitas akademika diperbolehkan untuk mengkritisi kebijakan pemerintah apapun itu.

"Tidak ada urusan dengan itu. Artinya ikuti aturan di institusi kepegawaian dan lain-lain. Ada yg namanya mimbar akademik, silahkan saja mimbar akademik itu dimana posisinya," tutur orang nomor satu di Unair tersebut.

"Jangan lupa Unair  itu setahun punya 3.500 publikasi yang itu kebebasan akademisi kita dan mungkin di dalamnya juga banyak macam-macam. Tidak ada masalah, tidak ada yang bredel, bebas saja asal sekali lagi sifatnya akademik," imbuhnya.

 

Reaksi BEM se Unair

Selasa (9/7/2024) pagi, beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Unair melakukan protes atas pencopotan Prof BUS dari Dekan FK Unair.

Total ada satu BEM universitas dan 16 BEM fakultas di Unair. Antara lain BEM Unair, BEM KM FK, BEM FKG, BEM FH, BEM FEB, BEM FF, BEM FKH, BEM FISIP, BEM FST, BEM FKM, BEM KM PSIKOLOGI, BEM FIB, BEM FKP, BEM FPK, BEM VOKASI, BEM FTMM, BEM FIKKIA.

"Pencopotan terhadap Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yakni Profesor Budi Santoso oleh Rektor Universitas Airlangga [M Nasih] dilakukan secara tidak transparan," kata Presiden BEM Unair Aulia Thaariq Akbar atau Atta, Selasa (9/7/2024) pagi.

Maka dengan ini, kata Atta, BEM seluruh Unair menyatakan sikap. Pertama, mereka mengecam dugaan persekusi terhadap kebebasan akademik di lingkungan kampus.

"Mengecam seluruh tindakan persekusi terhadap kebebasan berpendapat dalam lingkup akademik seperti intimidasi, pengecaman, dan pemberhentian secara tidak adil di lingkungan kampus," ucapnya.

Kedua, mereka meminta pimpinan Unair menjelaskan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dekan, yang memuat frasa soal pemberhentian.

"Menuntut perumusan perincian Surat Keputusan Rektor Unair Nomor 762/UN3/2020 tentang Pengangkatan Dekan Fakultas dan Direktur Pascasarjana Universitas Airlangga

"Periode 2020-2025 pada poin ke-3 tentang 'dapat diberhentikan sewaktu waktu dalam masa jabatannya' agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan," ucapnya.

Berikutnya, BEM se-Unair juga menolak tindakan sewenang-wenang Nasih yang memecat Budi. Mereka juga menuntut rektor untuk transparan menjelaskan alasan pemecatan. n ain/rmc

Berita Terbaru

Dugaan Skandal Tunjangan DPRD Ponorogo, Eks Anggota Dewan hingga Mantan Setwan Diperiksa Kejaksaan

Dugaan Skandal Tunjangan DPRD Ponorogo, Eks Anggota Dewan hingga Mantan Setwan Diperiksa Kejaksaan

Senin, 18 Mei 2026 19:27 WIB

Senin, 18 Mei 2026 19:27 WIB

Foto 1: Foto 2:   SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo secara senyap tengah mengusut dugaan kasus hukum baru di lingkungan Dewan …

Pengurus PAC PDIP se- Kabupaten Lamongan Resmi Dilantik, Pengurus Diminta tidak Mengeluh

Pengurus PAC PDIP se- Kabupaten Lamongan Resmi Dilantik, Pengurus Diminta tidak Mengeluh

Senin, 18 Mei 2026 18:24 WIB

Senin, 18 Mei 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pengurus yang baru dilantik untuk segera melakukan aksi nyata, menjaga mentalitas dan membuang jauh-jauh kata mengeluh, karena itu…

Polres Gresik Ungkap 5 Kasus Kriminal, Pelaku Curanmor hingga Pengeroyokan Dibekuk

Polres Gresik Ungkap 5 Kasus Kriminal, Pelaku Curanmor hingga Pengeroyokan Dibekuk

Senin, 18 Mei 2026 18:03 WIB

Senin, 18 Mei 2026 18:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Jajaran Satreskrim Polres Gresik kembali berhasil mengungkap sejumlah kasus kriminal yang meresahkan masyarakat. Dalam konferensi p…

Gudangnya Sang Juara SMPN 1 Sidoarjo Borong Predikat 1 Berbagai Kejuaraan

Gudangnya Sang Juara SMPN 1 Sidoarjo Borong Predikat 1 Berbagai Kejuaraan

Senin, 18 Mei 2026 18:00 WIB

Senin, 18 Mei 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pijar semangat sebagai sekolah gudangnya prestasi tak pernah padam, SMP Negeri 1 Sidoarjo selalu sukses meraih Juara 1 diberbagai…

Perkuat Pelayanan Keimigrasian Dalam Penyelenggaraan Haji, Imigrasi Surabaya Terapkan Layanan Makkah Route

Perkuat Pelayanan Keimigrasian Dalam Penyelenggaraan Haji, Imigrasi Surabaya Terapkan Layanan Makkah Route

Senin, 18 Mei 2026 16:57 WIB

Senin, 18 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terus memperkuat pelayanan keimigrasian dalam penyelenggaraan ibadah haji  Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menerapkan …

Golden Tiket Kembali Hadir, Dindik Jatim Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter

Golden Tiket Kembali Hadir, Dindik Jatim Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter

Senin, 18 Mei 2026 16:44 WIB

Senin, 18 Mei 2026 16:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dindik) kembali memberikan perhatian khusus kepada Ketua OSIS dan penghafal k…