SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pembuat jenang suro kali ini ketiban rejeki banyak pesanan. Pasalnya, setiap datangnya momen bulan Muharram atau bulan Suro tersebut kuliner jenang suro paling banyak dicari pelanggan.
Diketahui, jenang suro atau bubur yang diisi dengan beberapa lauk ini sering dipesan oleh pelanggan untuk selamatan di masjid. Tak hanya itu, terkadang kebanyakan orang juga memesan untuk dibagikan kepada sanak saudara serta tetangga dekat.
Salah satunya, Rofiah (59) seorang janda pembuat jenang suro, warga Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, yang saat ini tengah disibukkan dengan aktivitas membuat jenang suro memenuhi pesanan pelanggan. Rata-rata, Rofiah menerima 100 porsi pesanan per hari.
"Mulai tanggal 1 Suro hingga sekarang terus ada pesanan," kata Rofiah di rumahnya, Minggu (14/07/2024).
Sementara itu, untuk proses pembuatan jenang suro dimulai dengan memasak beras kemudian terus diaduk hingga menjadi bubur. Proses ini membutuhkan waktu 3 jam lebih.
Usai matang dan dingin, bubur ini dituangkan ke kotak plastik dan diberi isian lauk. Lauk isianya mulai perkedel kelapa, sambal goreng tempe dicampur ikan teri, tahu, kacang goreng, ayam suwir, dan telur dadar iris. Jenang suro juga dilengkapi dengan kerupuk, kuah kare ayam dalam kemasan plastik.
Rofiah memproduksi jenang suro hanya saat bulan Suro saja. Diperkirakan tanggal 10 Suro, pesanan akan bertambah banyak.
"Saya jual Rp 10.000 per porsinya. Alhamdulillah, berkah bulan Suro, sehari omset bisa Rp 1 juta dari 100 porsi pesanan," ungkapnya. ps-01/dsy
Editor : Desy Ayu