Pemkab Sumenep Menggelar Sosialisasi Cegah Kekerasan Terhadap Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan acara Sosialisasi program pencegahan kekerasan terhadap anak di Balai Desa Karduluk pragaan Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Kegiatan acara Sosialisasi program pencegahan kekerasan terhadap anak di Balai Desa Karduluk pragaan Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemerintah Kab. Sumenep, melalui Dinsos P3A Kab. Sumenep menggelar kegiatan sosialisasi program pencegahan kekerasan terhadap anak dan usia perkawinan dini.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Kab. Sumenep, pada hari Senin 15 Juli 2024 pukul 09 Wib. S/d 12.00. 

Hadir dalam kesempatan tersebut, perangkat desa dan keterwakilan dari tokoh masyarakat di berbagai RT/RW yang ada di desa Karduluk.

Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, S.PdI, M.pd, menyambut baik program sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang digelar oleh Dinsos P3A Kab. Sumenep secara berkala terhitung dari tanggal 15 Juli sampai 19 Juli 2024.

" Di desa Karduluk, sebagai pelaksana pertama kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan usia perkawinan dini "

Selain itu, ia mengatakan, jika di desa Karduluk kekerasan terhadap anak itu, bisa dikatakan tidak ada, namun kalau pernikahan usia dini sering terjadi di desa karduluk.

" Usia pernikahan dini di desa karduluk pernah terjadi, namun tidak dapat dicegah, dengan berbagai banyak pertimbangan kedua orang tuanya, saya  sempat melakukan klarifikasi kepada RT untuk dapat di cegah"

Namun kata dia, perkawinan itu tidak dapat dicegah dengan pertimbangan keluarga, karena budaya di Madura, jika anak prempuannya ada yang melamar untuk dinikahinya, orang tuanya tidak bisa menolak, sebab kalau ditolak berakibat fatal. Pungkasnya

Sementara, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Drs. Mustangin, M.Si  di wakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Anak, Dr. Dwi Regnani, M.Si., M.Kes mengatakan, kalau program kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak merupakan program tahunan (Dinsos P3A) Kab. Sumenep. 

" Program sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak itu merupakan kegiatan tahunan (Dinsos P3A) melalui program  khusus dibidang Perlindungan anak dan perkawinan anak di usia dini "

Jadi,  sambungnya, di dalam setiap tahunnya program itu dijalankan secara berpindah-pindah sesuai dengan temuan dan aduan masyarakat terkait adanya kekerasan terhadap anak di lokasi tersebut. Ungkapnya

" Kita melaksanakan program sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak itu disesuaikan dengan adanya aduan masyarakat terkait adanya kekerasan terhadap anak dan pernikahan di usia dini "

Jadi kata dia, Kegiatan itu berlangsung di lima titik lokasi yang ada di kab. Sumenep, yang dianggap rawan terjadinya angka kekerasan terhadap anak, salah satunya di Desa Karduluk, Lobuk, Dasuk Laok, Kalianget dan Pamolokan. Pungkasnya

Sebagai nara Sumber dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Zamzami Sabiq. M.Psi ketua  HIMPSI Kab. Sumenep menyampaikan, ada tiga hal pahala yang tidak terputus jika anak adam meninggal dunia, 

Ketiga hal tersebut kata dia, yakni Shodaqoh Jariyah, kemudian anak Shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya, dan ilmu yang bermanfaat. Tegasnya

Sementara, Ahmad Hudaifah S.Sos MH, penyuluh Muda Kemenaq lebih membahas kearah perspektif perkawinan anak dalam usia dini, secara pengalaman dan tingkat kedewasaan usia perkawinan anak itu diatas umur 19 tahun.

Menurut dia, usia perkawinan di bawah umur itu rentan bermasalah, dan usia anak masih labil, jadi sebisa mungkin kita bisa mencegah usia perkawinan di usia dini, tujuannya untuk meminimalisir angka perceraian. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…