PDIP Utak-atik Pidato Prabowo, Ungkap Sinyal Pecah dengan Jokowi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus menangkap sinyal ada perpecahan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Terutama mengenai infrastruktur.

Deddy utak atik pidato Prabowo saat memberi pengarahan di acara pembekalan kepada calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri 2024, Jumat (12/7). Dalam pidatonya, Prabowo menilai infrastruktur tak berarti jika negara tak utuh.

Malahan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menekankan kepada ratusan calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri untuk menjadi seorang tentara dan polisi yang kuat dan hebat.

Ia berkata salah satu tujuan bernegara adalah untuk memastikan survival atau keberlangsungan negara itu. Tujuan tersebut sesuai dengan tujuan awal nasional dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang pertama, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

 

Prabowo Cukup Realistis

Menurut Deddy pernyataan itu menunjukkan Prabowo cukup realistis. Dia menilai, proyek infrastruktur hanya akan membuat Prabowo tidak bisa mengerjakan janji politiknya.

"Menunjukkan bahwa Prabowo bersikap realistis bahwa proyek-proyek infrastruktur itu akan membuat dia tidak bisa mengerjakan janji-janji politiknya," kata Deddy saat dihubungi, Senin (15/7).

 

Ruang Fiskal dan APBN Terbatas

Pasalnya, proyek-proyek tersebut terlalu memakan banyak biaya, sementara ruang fiskal dan kemampuan APBN terbatas.

Selain itu, lanjut Deddy, pernyataan itu menunjukkan Prabowo telah kembali ke setelan awal saat dia menjadi lawan politik di 2014-2019. Deddy, karenanya menilai agenda keberlanjutan yang diusung Prabowo tak lebih dari ilusi.

"Ini juga menunjukkan bahwa Prabowo kembali ke setelan awal pemikiran ketika bertarung di pemilu 2014 dan 2019. Jadi bisa dikatakan agenda keberlanjutan itu hanya ilusi saja," katanya.

Dalam pidatonya, Prabowo menilai salah satu tujuan bernegara adalah untuk memastikan keberlangsungan negara. Menurutnya, pembangunan akan menjadi sia-sia kalau negara tidak mampu melindungi rakyat.

"Untuk apa, kita bangun gedung-gedung, untuk apa kita bangun pelabuhan, bandara untuk apa kita bangun kereta api, untuk apa kita bangun jalan raya, untuk apa kita bangun waduk kalau negara ini tidak utuh tidak aman tidak terlindungi," kata Prabowo. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…