Bertemu MBZ, Jokowi Bahas Investasi IKN, Ojo Kesusu Pak!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Uni Emirates Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), langsung membahas sejumlah investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (17/7/2024).
Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Uni Emirates Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), langsung membahas sejumlah investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (17/7/2024).

i

SURABAYAPAGI.COM, Abu Dhabi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui kalau pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) diperkirakan baru selesai 15% saat 17 Agustus 2024. PKS menilai tidak mudah membangun IKN.

"Bagus. Presiden jujur. Tidak mudah membangun IKN. Dari awal saya katakan proyek Rorojonggrang," ucap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Selasa (16/7/2024).

Mengutip Emka, Heru. (2002), tentang Roro Jonggrang (cerita rakyat dari Jawa Tengah). Semarang: Krisna Sakti, ditulis ada satu legenda yang populer hingga kini, yakni kisah Roro Jonggrang atau Loro Jonggrang. Kisah Roro Jonggrang bercerita mengenai Bandung Bandawasa dan Roro Jonggrang.

Bandung Bandawasa (terkadang ditulis Bandung Bondowoso) dikisahkan mencintai dan ingin memperistri Roro Jonggrang (terkadang ditulis Rara Jonggrang) yang merupakan gadis cantik jelita. Namun, kisah cinta mereka tidak berakhir bahagia karena Roro Jonggrang dikutuk menjadi arca akibat tipu muslihat yang dilakukannya

Konon, cerita Roro Jonggrang dan Bandung Bandawasa adalah legenda yang menggambarkan terbentuknya Candi Sewu, Candi Prambanan, Keraton Ratu Baka, dan arca Dewi Durga yang ditemukan di dalam Candi Prambanan.

 

Bahas Investasi IKN- MBZ

Presiden Joko Widodo bertolak ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk bertemu dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Salah satu yang dibahas soal investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Termasuk di dalamnya itu (pembahasan soal investasi di IKN)," ujar Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (16/7/2024). Jokowi menjawab pertanyaan wartawan apakah investasi di IKN juga akan dibahas dalam pertemuan dengan MBZ.

Jokowi mengatakan akan ada penandatanganan MoU yang bersifat business to business atau B to B yang disaksikan pemerintah kedua negara. Namun, dia tak merinci apa saja kerja sama itu.

 

Publik Jangan Bayangkan

Maka itu, Presiden Jokowi meminta publik tak membayangkan IKN sudah jadi sempurna saat upacara 17 Agustus nanti. Jokowi memperkirakan progres pembangunan IKN baru 15% sampai saat ini.

"Paling nanti 17 Agustus itu paling dihitung semuanya secara keseluruhan mungkin ya 15%. Ini masih memerlukan investasi, masih memerlukan investor dari dalam maupun luar," ucap Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (16/7/2024).

Jokowi mengatakan pemerintah masih mengejar investor untuk membiayai proyek IKN. Namun, kata Jokowi, bangunan-bangunan pemerintahan bisa tuntas lebih cepat karena memakai APBN.

"Kalau pemerintah kan kewajiban dari gedung-gedung pemerintahan Istana Presiden, Wakil Presiden, dan oleh karena itu 100�ri APBN," imbuhnya.

 

Akui Proyek IKN Molor

Jokowi mengatakan proyek pembangunan IKN molor karena hujan.

5 Juni lalu, Jokowi mengatakan bakal berkantor di IKN Nusantara pada Juli alias bulan ini. Hal itu disampaikan saat mengecek kesiapan lapangan upacara untuk HUT RI.

"Insyaallah, bulan Juli mendatang pun saya akan mulai berkantor di IKN," kata Jokowi melalui Instagramnya, 5 Juni lalu.

Saat itu, dia mengatakan infrastruktur tahap pertama IKN telah mencapai 80%.

Jokowi mengatakan pemerintah masih mengejar investor untuk membiayai proyek IKN. Namun, kata Jokowi, bangunan-bangunan pemerintahan bisa tuntas lebih cepat karena memakai APBN.

"Kalau pemerintah kan kewajiban dari gedung-gedung pemerintahan Istana Presiden, Wakil Presiden, dan oleh karena itu 100�ri APBN," imbuhnya.

 

Pembangunan IKN Ditata Ulang

Elite PKS Mardani menilai, ada baiknya pembangunan IKN ditata ulang. Tidak memaksakan menyelesaikan proyek senilai Rp 466 triliun dengan 20�ri APBN.

"Bagus berhenti sejenak. Tata ulang dan pastikan sustainable. Jangan memaksa alam. Dan nikmati saja, ojo kesusu," ujarnya. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…