Dipicu Fenomena ‘Bediding’, Omzet Pembudidaya Ikan Lele Lumpuh Total

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan budidaya ikan lele banyak yang mati karena fenomena ‘bediding’. SP/ PSR
Penampakan budidaya ikan lele banyak yang mati karena fenomena ‘bediding’. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Akhir-akhir ini muncul fenomena bediding dimana cuaca menjadi semakin dingin bahkan hingga minus. Bahkan fenomena tersebut turut menyerang para pembudidaya ikan lele di Kota Pasuruan, Jawa Timur hingga lumpuh total.

Analis Akuakultur Ahli Muda Dinas Perikanan Kota Pasuruan, Rosepta Dini Febriani mengungkap, jika banyak pembudidaya ikan lele yang mengeluhkan ikan mereka banyak yang mati karena nafsu makan ikan menurun akibat fenomena bediding tersebut.

"Kebetulan di kota Pasuruan ada laporan meskipun tidak banyak. Ini karena suhu yang dingin mengakibatkan nafsu makan ikan menurun dan menyebabkan ikan lele mati," jelas Rosepta, Kamis (18/07/2024).

Lebih lanjut, menindaklanjuti fenomena itu, para pembudidaya lele telah diberikan tips untuk menjaga pola makan ternaknya. Septa menduga para pembudidaya telah menjalankan tips itu dengan baik.

Di antaranya, para pembudidaya lele diminta memberi vitamin dan menjaga air kolam tetap hangat, serta disarankan memberi makan lele saat cuaca sedang terik atau di siang hari.

“Kan musim dingin ini terasa pada pagi hari dan juga malam hari, jadi sebaiknya para pembudidaya ini baru ngasih makan pada siang hari saat cuaca sudah sedikit panas,” jelasnya.

Prebiotik yang disarankan adalah prebiotik alami menggunakan bawang putih atau jahe yang dicampurkan dengan pakan. Para pembudidaya bisa mencampurkan makanan lele dengan prebiotik untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya tersebut,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dari data yang diperoleh menurutnya ada sekitar 1.000 hingga 3.000 ikan lele yang sudah dilaporkan kepada Dinas Perikanan Kota Pasuruan meninggal dunia. Ikan lele yang meninggal dunia tersebut, rata-rata masih kecil dengan ukuran 9 hingga 10 centimeter. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…