Dinilai Ganggu Arus Lalu Lintas

Puluhan PKL di Jalan Panglima Sudirman Probolinggo Direlokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas gabungan menertibkan PKL di Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo. SP/ PRB
Petugas gabungan menertibkan PKL di Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Satlantas Polres Probolinggo Kota merelokasi sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Panglima Sudirman. Pasalnya, mereka ditertibkan yang nantinya akan dijadikan satu di depan Pasar Baru, Kota Probolinggo.

Diketahui, sebelum direlokasi, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap para PKL. Dalam sosialisasi, dijelaskan jika Jalan Panglima Sudirman, harus steril. Selain itu, banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya PKL yang dinilai mengganggu arus lalu lintas.

Sedangkan tindakan relokasi dilakukan sebagai tindak lanjut penerapan Perda Nomor 8/2011 tentang Pembinaan dan Penataan PKL.

“Kami berikan surat peringatan pertama, Rabu (26/06/2024) lalu. Isinya agar lokasi tersebut steril. Sementara, para PKL dapat menempati lokasi berjualan yang telah disediakan Pemkot. Bisa di GOR Ahmad Yani atau Pujasera Atas di alun-alun,” jelas Kabid Trantibum Satpol PP Kota Probolinggo Abdi Firdausi, Rabu (24/07/2024).

Sedangkan, tindak lanjut penerapan Perda Nomor 8/2011 tentang Pembinaan dan Penataan PKL. Sejumlah PKL juga berharap ada solusi lokasi yang masih berdekatan dengan Pasar Baru. Karena itu, disepakati mereka boleh menempati sisi utara Pasar Baru.

“Syaratnya, hanya boleh maksimal menggunakan bahu jalan sepanjang 1 meter ke utara. Agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Setiap PKL diberi jarak 3 meter untuk para pengunjung atau untuk lahan parkir pengunjung,” jelas Abdi.

Sementara, di sisi seberang jalan digunakan khusus parkir kendaraan. Tercatat ada 36 PKL yang direlokasi. Abdi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengamanan selama beberapa hari ke depan. Untuk lokasi ini nantinya akan disebut Area Kuliner Pangsud (AKP). Namun, kini peraturan wali kotanya masih digodok. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …