SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar angkat tangan dan mulai kelimpungan (kebingungan) imbas langkanya stok Gas Elpiji 3 Kilogram (Kg) hingga membuat warga nekat antre berjam-jam terasa seperti panic buying.
Terkait kondisi itu Disperindag Kabupaten Blitar mengaku tidak bisa mengintervensi soal distribusi elpiji. Pihaknya mengaku hanya bisa memberikan himbauan ke warga agar tidak panic buying.
“Sebenarnya soal distribusi elpiji itu bukan ranahnya kami. Kami tidak bisa mengintervensi hal itu ya soalnya itu ranahnya provinsi. Ya nanti kami imbau agar warga tidak panic buying agar tidak memborong elpiji,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, Darmadi, Kamis (25/07/2024).
Sementara itu, hingga saat ini memang belum diketahui pasti kenapa elpiji 3 kilogram begitu sulit dicari di wilayah Kabupaten Blitar. Banyak warga mengeluhkan sulitnya membeli gas elpiji 3 kilogram baik di pengecer maupun pangkalan. Bahkan di beberapa pangkalan pembelian gas elpiji 3 kilogram telah dilakukan pembatasan.
“Bagaimana tidak panic buying kalau barangnya sulit dicari padahal gas elpiji ini kami gunakan setiap hari,” ungkap Pipit.
Harapan warga sebenarnya sederhana, yakni gas elpiji tersedia. Dengan begitu maka warga tidak akan lagi takut kehabisan gas elpiji. “Kalau gas selalu ada setiap saat kami juga tidak panic kalau gasnya tidak ada kami masak dengan apa,” kesalnya. bl-01/dsy
Editor : Desy Ayu