SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Penantang Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak di Pemilihan GUbernur Jatim 2024 semakin matang dibahas. DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sudah mengerucutkan beberapa nama kuat yang diprediksi bisa menyalip elektabilitas Khofifah-Emil.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah menjabarkan, ada tiga kader yang potensial maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur periode 2025-2030. Bila dirangking, urutan Pertama adalah Menteri Sosial Tri Rismaharini yang akrab dipanggil Bu Risma. Rangking berikutnya ada nama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas dan anggota DPR RI Budi Sulistyono (Kanang) di urutan ketiga.
"Ritual lima tahunan ini partai pasti punya kesiapan. Infrastruktur, penataan lembagaan, kami sudah membuat rangking," jelas Said Abdullah di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kamis (25/7/2024).
PDI-P tentu tidak sendirian dalam mengusung calon gubernur - calon wakil gubernur Jatim di pilkada 2024 ini. PDI-P akan menjalin kerjasama dengan PKB serta Partai Nasdem. Sehingga tidak menutup peluang terhadap nama lain yang juga potensial untuk diusung maju di kontestasi lima tahunan, yakni Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Kyai Marzuki Mustamar. "Kalau (pasangan) Marzuki atau Risma itu sesuatu yang hebat bagi kami," tuturnya.
KH Marzuki Mustamar selain mantan Ketua PWNU, juga merupakan ulama besar di Jawa Timur. Kharismatik KH Marzuki Mustamar terbukti cukup berpengaruh di kultur Jamaah NU di Jawa Timur. Sedangkan Bu Risma, sangat dikenal sebagai mantan Walikota Surabaya yang Pekerja keras dan memiliki popularitas serta elektabilitas tinggi.
"Itu tokoh yang kami persiapkan, Minggu depan kami akan duduk bersama di mustalim karena pasti juga ada tokoh, misal kyai Marzuki," imbuhnya.
Ditanya terkait putusan pencalonan, Said mengaku pihaknya akan konsolidasi dengan partai koalisi terlebih dulu, dan tak menutup kemungkinan melibatkan partai lain. "Saya gak tahu ya kata berseberangan, pokoknya kami akan daftar ke kpu, taunya dari saya Risma ya Risma atau Marzuki," ungkap Ketua Banggar DPR RI ini.
Lebih lanjut, Said menjelaskan bahwa komunikasi dengan PKB pun, berjalan lancar. Pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait termasuk partai-partai lainnya.
"Dengan PKB lancar, kami dengan Gus Imin welcome sekali, tinggal formulasinya. Apakah Risma orang pertama, atau Marzuki yang pertama, termasuk nanti ada Nasdem," pungkasnya. rko
Editor : Moch Ilham