Kelurahan Cantik : Pemkot Surabaya Fokus Optimalkan Data Kemiskinan Bersama BPS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam upaya meningkatkan akurasi data kemiskinan. Menurut BPS, angka kemiskinan di Surabaya telah mengalami penurunan selama tiga tahun terakhir. Pada tahun 2021, saat Eri Cahyadi dilantik sebagai Wali Kota, angka kemiskinan mencapai 5,23 persen. Angka tersebut turun menjadi 4,72 persen pada 2022 dan 4,65 persen pada 2023.

Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi angka kemiskinan di Surabaya adalah penduduk ber-KTP luar kota. Survei BPS, yang didasarkan pada lokasi pengambilan data tanpa memperhitungkan data kependudukan, mempengaruhi hasil tersebut.

Untuk memastikan data lebih akurat, Pemkot Surabaya akan memanfaatkan aplikasi "Check-in Warga". Aplikasi ini memungkinkan Pemkot untuk mengetahui jumlah penduduk dan pekerjaan di setiap RT dan RW. "Kami sudah memiliki data ini," ujar Cak Eri dalam acara Pencanangan program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik).

Data dari aplikasi tersebut akan dibandingkan dengan data BPS. Jika ditemukan selisih, akan dilakukan pengecekan lapangan. "Kami akan menyuntikkan data ke BPS, sehingga bisa mengetahui jumlah warga miskin di setiap wilayah," tambahnya. Jika data BPS menunjukkan adanya penduduk miskin yang tidak terdaftar di aplikasi Check-In, maka dapat dipastikan bahwa mereka bukan warga Surabaya asli.

Pemkot Surabaya akan menggunakan data ini sebagai dasar dalam memberikan bantuan dan intervensi. Jika penduduk miskin merupakan warga Surabaya, mereka akan mendapatkan program pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial. Namun, jika bukan warga Surabaya, intervensi akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah asal.

Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung program BPS. Dengan jumlah penduduk mencapai 3 juta jiwa, Surabaya diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan program ini.

Kolaborasi dengan BPS termasuk dalam program Kelurahan Cantik, yang bertujuan mengintegrasikan data untuk kemudahan akses oleh masyarakat dan stakeholder, serta menghasilkan statistik yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat. "Data yang dioper ke kami akan digunakan untuk monografi kelurahan dan dasar intervensi program dari Pak Wali," ujar Zulkipli. Zis

Berita Terbaru

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah kabupaten Sumenep tetap akan memperhatikan nasib para petani tembakau yang selama ini menjadi tulang punggung…

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Berdasarkan hasil mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, sebanyak 93 desa di 24…