SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Tradisi adat istiadat yang turun temurun di Desa Olehsari, Banyuwangi, yakni ritual tarian mistis Seblang, dipercaya dapat membersihkan desa serta menolak bala, yang digelar setiap tahun setelah hari raya idul fitri.
Ritual adat tersebut berlangsung selama 7 hari berturut turut, para penari akan menari tanpa henti seolah tidak merasa lelah, sebagai bukti nyata akan kekuatan mistis yang menyertai ritual Seblang. Pasalnya, para penari Seblang dipilih secara supranatural oleh seorang Gambuh atau pawang, yang biasanya berasal dari keturunan penari seblang sebelumnya.
Penari yang telah terpilih kemudian akan dirasuki oleh roh leluhur pada saat ritual berlangsung dan akan menari tanpa henti. Penari akan menari dengan mata terpejam, melibatkan beberapa tahapan antara lain, kejiman, rapat desa, pasang tarub, selamatan dan mubeng desa.
Puncak dari ritual Seblang adalah tarian mistis yang dilakukan oleh penari, diiringi oleh gendhing yang khas, serta Aksesoris yang digunakan penari sangat khas, yaitu krincing (gelang kaki) dan omprok (hiasan kepala) dari janur, daun pisang muda, dan hiasan bunga segar.
Sejak dimulai, sebanyak ratusan pengunjung telah memadati lokasi setiap harinya. Tidak hanya warga lokal, bahkan tradisi ritual tersebut disambut antusias oleh wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara.
“Budaya ini harus terus dilestarikan agar tidak hanya menjadi tradisi masyarakat Olehsari saja, tetapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat luas dan wisatawan," jelas Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Selasa (30/07/2024). by-01/dsy
Editor : Desy Ayu