Produk Camilan Unik Bonggol Pisang di Malang Laris Manis, Cuma Rp 10 Ribuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu produksi olahan bonggol pisang khas malang yang jadi camilan unik favorit banyak konsumen. SP/ MLG
Salah satu produksi olahan bonggol pisang khas malang yang jadi camilan unik favorit banyak konsumen. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Banyak orang yang selalu membuang bonggol pisang lantaran dianggap tidak bisa dikonsumsi lagi. Namun nyatanya bonggol pisang tersebut dapat diolah kembali menjadi produk camilan renyah dan gurih hingga omzetnya pun meraup cuan berlimpah.

Di tangan ibu rumah tangga, Ika Wulandari warga asal Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang mampu menyulap bonggol pisang menjadi makanan yang renyah dan gurih hingga meraup cuan dari hasil penjualan.

Dalam mengolah produk camilan tersebut, Ika pun hanya belajar secara otodidak dengan menggunakan dua jenis jantung pisang yakni jenis pisang kepok dan klutuk lantaran aman untuk diolah dan rasanya juga pas.

"Ternyata renyah, setelah berbagai cara dilakukan ternyata enak juga rasanya. Awalnya hambar, setelah itu saya coba berikan resep hingga hasilnya gurih," ucapnya, Kamis (01/08/2024).

Untuk membuat produk keripik bonggol pisang, Ika pun tak banyak mengalami kesulitan. Untuk satu pohon pisang berukuran sedang ia bisa menghasilkan enam hingga hampir tujuh kilogram keripik bonggol pisang.

"Bahan dasarnya gedebok, kemudian tepung terigu dan tepung beras. Lalu, penyedap rasa, garam dan bubuk baking soda serta minyak untuk menggoreng," tambah Ika.

Sebelum digoreng, gedebok pisang diiris tipis. Kemudian, dimarinasi menggunakan air garam dan bubuk bawang putih. Untuk membuat renyah, perlu ditambahkan balok es batu saat merendam gedebok pisangnya. Cara menggorengnya tak membutuhkan waktu yang cukup lama, hanya sekitar 10 menit dengan api berukuran sedang.

"Satu pack kami banderol dengan harga Rp 10 ribu dengan berat 100 gram," tuturnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di …

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Oleh: Lansia 70 Tahun, yang Muak Lihat Hukum Diobral 1 .PEMBUKA: SIAPA ITU “HO- PENG”?* Dalam bahasa jalanan “hoping” itu calo. Calo tilang. Calo perkara. Calo…

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…