SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam rangka mempercepat ekonomi industri halal masyarakat sekitar khususnya untuk juru sembelih hewan dan pelaku usaha kuliner olahan daging, Pemkot Kediri bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) gencar mengadakan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).
Diketahui, sebanyak 30 orang peserta mengikuti pelatihan. Peserta tidak hanya mendapat materi seputar tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam namun juga langsung praktik menyembelih unggas sesuai syariat Islam, sehingga kedepan perekonomian masyarakat Kota Kediri turut terdongkrak.
“Pemerintah Kota Kediri selalu berkomitmen memberikan dukungan kepada pelaku usaha baik IKM maupun UMKM supaya tetap bisa bertahan dan eksis di dalam perekonomian. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan mengadakan fasilitasi halal juru sembelih untuk percepatan halal serta kawasan halal untuk percepatan ekonomi umat,” jelas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Wahyu Kusuma Wardani, Kamis (01/08/2024).
“Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat langsung menerapkan ilmunya pada usaha masing-masing,” harapnya.
Sementara itu Ketua MUI Kota Kediri, KH Abdullah Kafabihi Mahrus menyampaikan kegiatan kerja sama lintas sektor ini penting dilakukan agar nantinya menghasilkan kepastian bahwa makanan yang beredar di masyarakat terjamin kehalalannya. Terlebih di Kota Kediri banyak berdiri pondok pesantren.
“Seperti kita tahu banyak pondok pesantren di Kota Kediri maka pas jika usaha yang dilakukan Bapak/Ibu dilengkapi dengan sertifikasi halal. Sekalipun bahan makanannya dipastikan halal, namun jika proses penyembelihannya tidak benar maka hal itu bisa menjadikan makanan tersebut tidak halal,” ujarnya.
Sedangkan, salah satu kunci penentu makanan halal menurutnya adalah juru sembelih halal yang sudah diakui oleh lembaga MUI melalui pelatihan, ujian dan sertifikasi.
Sementara itu, Kosin Surya Hernanto, salah satu penjual bubur ayam mengaku motivasinya mengikuti pelatihan karena ingin meningkatkan pengetahuan dan wawasannya tentang tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam.Dirinya berharap dengan adanya sertifikasi halal ini dapat meningkatkan penjualan dan kepercayaan konsumen terhadap barang dagangannya.
“Semoga semua pedagang dan juru sembelih di Kota Kediri memiliki sertifikat halal sehingga jika kita ingin beli di mana saja, bisa terjamin kehalalannya,” pungkasnya. kd-01/dsy
Editor : Desy Ayu