24 Desa di Bondowoso Krisis Air Bersih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Bondowoso - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, mencatat ada 24 desa di 12 kecamatan terdampak kekeringan dan mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini.   

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso Sigit Purnomo mengungkapkan kekurangan air bersih yang tersebar di 24 desa itu disebabkan sumber mata air di masing-masing dusun mulai mengecil dan bahkan sudah mengering.

"Kami sudah melakukan pendistribusian air bersih sejak memasuki musim kemarau pada bulan Juli 2024," ujar dia di Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (1/8).

Dalam pendistribusian air bersih ke puluhan dusun di 24 desa yang mengalami kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari itu, lanjut Sigit, dilakukan secara bergantian menggunakan truk tangki kapasitas 5.000 liter.   

Setiap harinya, petugas BPBD Bondowoso hanya mampu mengirim atau mendistribusikan air bersih sebanyak 10.000 liter atau dua truk tangki masing-masing kapasitas 5.000 liter.

Namun demikian, menurut dia, BPBD memprioritaskan pengiriman air bersih ke wilayah terdampak kekeringan terparah, salah satunya di beberapa dusun di Desa Batuampar, Kecamatan Cerme.

Selain mendistribusikan air bersih, BPBD Bondowoso juga memberikan bantuan jerigen kapasitas 10 liter dan 5 liter kepada masyarakat terdampak kekurangan air bersih. 

Adapun desa terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih, Desa Sumber Anyar (Kecamatan Maesan), Alas Sumur, Sukokerto, Sukodono (Kecamatan Pujer), Desa Gadingsari, Patemon (Kecamatan Pakem), Desa Wringin (Kecamatan Wringin), Klabang, Purnama (Kecamatan Tegal Ampel), Gentong, Kalianyar (Kecamatan Taman Krocok).

Desa Taal (Kecamatan Tapen), Blimbing, Karang Anyar, Leprak (Kecamatan Klabang), Walidono, (Kecamatan Prajekan), Botolinggo, Klekean (Kecamatan Botolinggo), Desa Cerme, Batu Ampar (Kecamatan Cerme), Desa Tegal Jati (KecamatanSumberwringin). Bd-01/ham

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…