Diduga Idap Penyakit tak Kunjung Sembuh, Lansia Tabrakan Diri ke Kereta Api

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Lestariono
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Insiden kecelakaan kereta api Brawijaya yang menuju Kota Malang, terjadi di wilayah Kota Blitar pada hari Senin (12/08/2024) dini hari.

Peristiwa itu terjadi di perlintasan rel KA berpintu di petak 120+8  di Jalan Ahmad Yani Kelurahan/Kecamatan Sananwetan Kota Blitar sekitar pukul 03.00  WIB.

Korban yang berinisial SN (71), laki-laki merupakan warga Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar meninggal dunia akibat dalam kejadian tersebut.

Menurut keterangan saksi Gading selaku security KA Blitar, dirinya mendapatkan informasi dari Lazarus (PPKA Stasiun Blitar) bahwa ada orang yang tertabrak kereta api. Mendapatkan informasi tersebut kemudian Gading mengecek ke lokasi dan benar ditemukan seorang laki-laki yang tergeletak ditengah rel KA dalam keadaan hancur. Kemudian Gading melapor kejadian tersebut ke Polsek Sananwetan Kota Blitar.

"Benar peristiwa kecelakaan kereta api dengan seseorang pejalan kaki, laporan dari pihak security KA kejadian sekitar pukul 03.04 Senin (12/8) pagi, selanjutnya oleh pihak security dilaporkan ke Polsek Sananwetan guna olah TKP. Selanjutnya korban dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Kota Blitar, setelah dilakukan otopsi oleh Unit Inafis dan unit Laka Polres Blitar Kota, diserahkan kepada keluarganya yang sebelumnya diberi informasi batas kejadian tersebut," kata Kadi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar SH pada wartawan tadi siang. 

Sementara pihak keluarga korban kepada petugas menyampaikan,  bahwa korban sudah lama mengalami sakit komplikasi dan sering mengeluh ingin mengakhiri hidupnya sendiri.

"Sesuai keterangan dari pihak keluarga bahwa korban SN merasa tidak kuat menanggung sakit yang sudah lama, juga pernah mengutarakan SN ingin mengakhiri hidupnya," pungkas Iptu Samsul Anwar. Les

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…