Kunjungi Desa Segodobancang, Subandi Salurkan Bansos Beras pada Ratusan Warga

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M,Kn saat foto bersama Kades Segodobancang, Slamet Rianto dan warga penerima bansos beras. SP/JUM
Plt Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M,Kn saat foto bersama Kades Segodobancang, Slamet Rianto dan warga penerima bansos beras. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Plt Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn menyalurkan bantuan beras kepada ratusan warga di Desa Segodobancang, Kecamatan Tarik, Rabu (14/8/2024). Dalam kesempatan itu Subandi menegaskan beras yang diterima warga adalah beras premium.

Subandi mengatakan, bahwa pemberian beras seberat 10 kg per penerima ini bakal terus berlanjut. Bahkan dia sempat meminta jawaban dari warga apakah setuju dengan hal tersebut.

"Setelah Agustus akan dilanjutkan lagi September, Oktober, November dan Desember, setuju mboten?," katanya.

Dia juga menegaskan beras yang masyarakat terima hari ini bukan beras medium melainkan beras premium. Bahkan, Subandi meminta masyarakat untuk segera memasak beras itu dan mencobanya di rumah.

"Beras yang diterima bukan beras medium tapi beras premium, coba sampai di rumah langsung dimasak dan coba. Jadi berasnya memang beras yang diberikan ini beras pilihan semuanya," ucapnya.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menekankan kepada para petani agar dapat meningkatkan produktivitas beras di tahun ini. Dia menjelaskan, harga beras akan turun jika produktivitasnya dapat ditingkatkan.

“Oleh sebab itu masyarakat kita bantu dengan bantuan beras 10 kilo. Penerimanya ya seperti Bapak Ibu semua ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Segodobancang, Slamet Riyanto,  memberikan apresiasi kepada Plt Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn dan Perusahaan Umum Bulog (Perum Bulog) atas bantuan pangan, berupa bansos beras yang diterima oleh  warganya sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Menurutnya, program bantuan pangan ini telah memberikan dampak yang signifikan untuk menahan laju kenaikan harga  pangan pokok di tingkat konsumen.

"Ada sebanyak 229 KPM. Setiap KPM menerima bantuan beras 10 kg yang bisa diambil langsung di kantor desa," ujarnya.

Terpisah, Saderi,  warga RT 13 RW 02 salah satu KPM penerima bansos beras  mengungkapkan, jika  bantuan beras yang diterima sangat membantu memenuhi kebutuhan hidupnya di tengah-tengah naiknya harga beras. 

"Sekarang harga beras sampai Rp 15 ribu, padahal sebelumnya harganya sekitar Rp 12 ribu. Adanya bantuan beras ini sangat membantu meringankan beban kami mas," ungkapnya. jum

Berita Terbaru

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…

Penuhi Standar Kualitas MBG, Bondowoso Perkuat Koordinasi SPPG hingga Satgas

Penuhi Standar Kualitas MBG, Bondowoso Perkuat Koordinasi SPPG hingga Satgas

Kamis, 24 Sep 2026 15:25 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Guna meningkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memperkuat koordinasi dan…

Pemkab Ngawi Pasang 260 Titik PJU, Sasar Jalur Rawan dan Akses Pertanian

Pemkab Ngawi Pasang 260 Titik PJU, Sasar Jalur Rawan dan Akses Pertanian

Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas serta mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas…

Kekeringan Meluas di 12 Desa di Malang, Pendistribusian Air Capai 2,65 Juta Liter

Kekeringan Meluas di 12 Desa di Malang, Pendistribusian Air Capai 2,65 Juta Liter

Kamis, 24 Sep 2026 15:13 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki puncak kemarau panjang menyebabkan wilayah Kabupaten Malang mengalami kekeringan hingga krisis air bersih. Akibatnya 12…

Perubahan Desil, Dinsos Magetan Temukan 240 Data Anomali Penerima Bansos

Perubahan Desil, Dinsos Magetan Temukan 240 Data Anomali Penerima Bansos

Kamis, 24 Sep 2026 15:07 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berdasarkan perubahan nilai desil cukup mencolok, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan menemukan sekitar 240 data penerima…

Akibat Aplikasi HGI, Tiga Orang di Surabaya Masuk Bui 1 Tahun

Akibat Aplikasi HGI, Tiga Orang di Surabaya Masuk Bui 1 Tahun

Kamis, 24 Sep 2026 14:58 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 14:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Perkara aplikasi Higgs Games Island (HGI) berujung pada hukuman penjara bagi tiga warga kawasan Simo, Surabaya, yakni AL, EK, dan YS. K…