Selebritas ke Senayan, Bisa Aksesori Politik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah ketok palu menetapkan caleg yang lolos sebagai anggota DPR RI 2024-2029.

Ada 580 anggota legislatif nama dari 8 partai politik yang bakal ngantor di Senayan.

580 nama itu tercatat dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 1206 Tahun 2024 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPR RI dalam Pemilu 2024. Penetapan itu dibacakan oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (25/8/2024).

Diantara mereka, ada 24 selebritas yang tercatat sebagai anggota DPR RI 2024-2029. Ke 24 selebritas itu tinggal menunggu dilantik sebagai anggota DPR RI:

Saya masih punya video kampanye milik puluhan bintang film, pembawa acara televisi, komedian, dan musisi.

Ada penyanyi-penulis lagu, Melly Goeslaw, dan pembawa acara talk show, Uya Kuya. Tak saya serap contens politik yang substantif sebagai calon legislator.

Mereka dikenal karena  mempunyai keuntungan nama penghibur dibandingkan dengan politisi yang berkarier.

 

***

 

Saat ini, PAN membranding sebagai rumah bagi beberapa selebriti anggota parlemen yang kini mencalonkan diri kembali. Ada  komedian Eko Patrio, pesinetron Primus Yustisio, dan bintang film Desy Ratnasari.

Dengan meningkatnya jumlah selebritas yang mencalonkan diri untuk jabatan publik di Indonesia, saya khawatir bahwa partai politik semakin memilih untuk mencalonkan seorang selebritas sebagai calon anggota parlemen, sehingga kader-kader mereka yang kurang terkenal hanya memiliki sedikit peluang untuk bersinar dan menonjol.

Pertanyaannya bagaimana kita bisa mengharapkan mereka untuk mempertimbangkan rancangan undang-undang atau mendiskusikan isu-isu kompleks yang mempengaruhi jutaan nyawa?"

 

***

 

Dalam pikiran sehat saya, selebriti, terutama yang sama sekali belum berpengalaman atau belum bersentuhan sama sekali dengan dunia politik, apakah bisa jadi wakil rakyat yang kritis?. Akal sehat saya lebih melihat selebriti hanya akan dijadikan aksesori politik oleh parpol. Saya termasuk orang yang merekomendasikan selebriti tidak layak dipilih.

Akal sehat saya sering bilang mereka bagian dari aksesori politik kepemimpinan elite parpol.

Sebagai aksesori, tampilan mereka  hanya akan memberikan dampak politik bagi parpol tetapi tidak memenuhi tuntutan rakyat.

Di sinilah kecerdikan elite parpol merespons isu politik kekuasaan. Di satu sisi, berhasil memetik insentif politik sebagai pemecah kebekuan; tapi di sisi lain, juga dicatat sebagai elite parpol yang  menutup ruang bagi politisi yang sebenarnya.

Publik yang sudah terlanjur mencoblos gambar gambar selebritas kini perlu mengamati serius gerak gerik mereka. Ini terkait pelaksanaan kedaulatan rakyat . Apakah benar selebritas itu pemimpin berkualitas di parlemen?. Selebritas itu bermanfaat atau tidak, mari kita pantau?. Kita jangan terlarut dan tergiur dengan aksesoris politik parpol parpol perekrut selebritas. Ini bisa merugikan kita.

Alhamdulillah selebritas yang terpilih kali ini menurun. Kehadiran selebritas bisa cerminkan praktik demokrasi  sekadar demokrasi aksesoris yang penuh simbol-simbol hiburan yang dipertontonkan selebritas. ([email protected])

Berita Terbaru

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Surabaya – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pem…