Strategi Pengembangan Ekonomi Syariah

Difokuskan pada Sinergi Empat Pilar Utama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menekankan pentingnya peningkatan tata kelola dan penyaluran dana sosial syariah dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Hal itu disampaikan Ma'ruf Amin dalam pidato sambutan pada acara peresmian Center For Sharia Economic Development (C-SED) Institute For Development of Economics And Finance (INDEF), di Jakarta, Selasa (3/9).

"Tata kelola dan penyaluran dana sosial syariah juga perlu terus ditingkatkan demi mendorong upaya pengentasan kemiskinan," katanya.

Dalam upaya merealisasikan hal itu, Wapres Ma'ruf menyebut bahwa strategi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah ke depan akan difokuskan pada sinergi empat pilar utama.

Pilar-pilar yang dimaksud meliputi penguatan regulasi dan kelembagaan, inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi dan digitalisasi, serta peningkatan literasi.

Lebih lanjut, Wapres menegaskan bahwa upaya ini memerlukan dukungan semua pihak, termasuk dalam penyusunan rencana strategis pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Dalam konteks ini, peran dan kontribusi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) sangat penting. INDEF diharapkan dapat memberikan pandangan mendalam, identifikasi peluang, serta masukan dan rekomendasi untuk mengatasi tantangan yang ada, kata Ma'ruf menambahkan.

Wapres juga berharap INDEF dapat mengambil peran dalam meningkatkan literasi masyarakat tentang produk-produk syariah melalui seminar, publikasi, dan kolaborasi dengan organisasi non-pemerintah.

Hal ini diharapkan Ma'ruf dapat memperluas pemahaman dan penerimaan terhadap ekonomi syariah serta mempercepat implementasi inovasi baru di bidang produk syariah nasional.

Ma'ruf menambahkan, masa depan ekonomi dan keuangan syariah dalam memperbesar kapasitas ekonomi nasional sangat menjanjikan.

"Pada tahun 2030, kontribusi ekonomi syariah terhadap PDB nasional diperkirakan mencapai 10 miliar dolar AS atau setara 1,5 persen PDB nasional," katanya. 

Berita Terbaru

Hamil Besar, Lisa Diadili dalam Kasus Penyekapan Lansia dan Harta Rp6 Miliar

Hamil Besar, Lisa Diadili dalam Kasus Penyekapan Lansia dan Harta Rp6 Miliar

Rabu, 30 Sep 2026 08:12 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perut Lisa Andriana tampak membesar saat terdakwa kasus dugaan penyekapan lansia itu duduk di kursi terdakwa Pengadilan Negeri…

Eri Larang Sekolah Jual Seragam

Eri Larang Sekolah Jual Seragam

Rabu, 30 Sep 2026 08:10 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan tidak membolehkan praktik jual-beli seragam sekolah di SD dan SMP negeri. Eri bahkan…

JPU PUTAR BALIK FAKTA

JPU PUTAR BALIK FAKTA

Rabu, 30 Sep 2026 08:08 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:08 WIB

Majelis Hakim Yth, Kemarin melalui putusan Sela, eksepsi saya ditolak. Ketika eksepsi saya ditolak, hal tersebut bukan berarti saya kalah divonis bersalah…

DILAPORKAN KE JAMWAS, JPU HILANGKAN 3 BUKTI

DILAPORKAN KE JAMWAS, JPU HILANGKAN 3 BUKTI

Rabu, 30 Sep 2026 08:05 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ayah terdakwa Raditya menyatakan JPU dalam perkara ini dengan sengaja menghilangkan 3 bukti yang seharusnya wajib ada di berkas…

Bulutangkis Sumbang Enam Medali, 2 Emas

Bulutangkis Sumbang Enam Medali, 2 Emas

Rabu, 30 Sep 2026 08:03 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Bulutangkis Indonesia sumbang enam medali di Asian Games 2026. Itu termasuk dua emas, terbaru dari Leo/Daniel! Tuntas sudah…

Ledakan Pabrik Blesscon Tewaskan 5 Pekerja, Santunan Cair tetapi Belum Ada Tersangka

Ledakan Pabrik Blesscon Tewaskan 5 Pekerja, Santunan Cair tetapi Belum Ada Tersangka

Rabu, 30 Sep 2026 08:00 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – PT Superior Prima Sukses Tbk (SPS) atau Blesscon memastikan seluruh keluarga pekerja yang meninggal dunia maupun korban luka a…