Rusak Gegara Bebatuan Sisa Proyek, Puluhan Kapal Nelayan di Pasuruan Karam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para nelayan yang dibantu BPBD Kota Pasuruan sedang menarik kapal yang tenggelam setelah bagian lambung kapal pecah akibat bebatuan di dasar sungai. SP/ PSR
Para nelayan yang dibantu BPBD Kota Pasuruan sedang menarik kapal yang tenggelam setelah bagian lambung kapal pecah akibat bebatuan di dasar sungai. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sekitar puluhan kapal nelayan di Pelabuhan Pasuruan banyak yang mengalami karam dan menjadi bangkai lantaran terkena batu sisa-sisa proyek yang masih belum dibersihkan.

"Kami mencatat sudah 20 perahu rusak terkena batu saat bersandar," kata Penasihat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kota Pasuruan Ahmad Gatot Hartowo (50), Senin (09/09/2024).

Meski ada beberapa perahu nelayan yang masih bisa diperbaiki, namun tetap saja banyak nelayan yang merugi usai perahu yang bersandar dengan posisi bermuatan pecah di bagian bawah terkena batu.

"Batu-batu besar dan tajam itu adalah sisa-sisa batu saat Pemkot Pasuruan membangun pedestrian pelabuhan sisi timur yang masuk sungai tapi nggak diambil. Sisa-sisa batu sepanjang 100 meter," terangnya.

Lanjut Gatot, usai peristiwa yang merugikan banyak nelayan tersebut, pihaknya sudah melaporkan kondisi itu ke Pemkot Pasuruan dan berharap batu-batu sisa proyek segera dibersihkan karena merugikan nelayan.

"Kalau perahu bersandar, kena batu, bocor. Sebagian bisa diperbaiki, sebagian karam," tandasnya.

Terpisah, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kota Pasuruan mendesak agar pemerintah agar pemerintah Kota Pasuruan segera melakukan normalisasi sungai. Karena bebatuan yang berada di dasar sungai tersebut sisa revitalisasi pelabuhan. 

"Karena batu-batu besar dan tajam itu sisa saat Pemkot Pasuruan membangun pedistrian pelabuhan yang masuk sungai," jelas Ahmad Gatot Hartowo (50), penasehat HSNI Kota Pasuruan.

Oleh karenanya, para pemilik kapal maupun nelayan meminta agar penanggung jawab pemeliharaan sungai di pelabuhan segera ada pengerukan. Jika tidak, maka kapal yang berkapasitas di atas 10-30 ton tidak dapat bersandar pada posisi air laut sedang surut. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…