Polda Jatim Periksa 14 Saksi di Kasus Dugaan Korupsi Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua SAPMA PP Kota Kediri, Bagus Romadhon saat melaporkan dugaan korupsi di Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri di Polda Jatim
Ketua SAPMA PP Kota Kediri, Bagus Romadhon saat melaporkan dugaan korupsi di Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri di Polda Jatim

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Kasus dugaan korupsi di Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri terus berlanjut. Ada belasan saksi sudah dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Penyelidikan kasus dugaan korupsi ini bergulir setelah adanya laporan dari aktivis SAPMA PP Kota Kediri.

Ketua SAPMA PP Kota Kediri, Bagus Romadon mengatakan, pihaknya sudah mendapat surat pemberitahuan hasil penelitian laporan dari Polda Jatim.

Menurutnya, laporan yang dilayangkan beberapa waktu lalu atas dugaan korupsi di Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri langsung ditindaklanjuti oleh Polda Jatim.

"Kita kemarin sudah diberi surat pemberitahuan atas laporan yang kita buat. Artinya disini kepolisian juga bergerak cepat," ujarnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (9/9/2024).

Lanjut Bagus, dari surat tersebut dijelaskan ada belasan saksi sudah dimintai keterangan oleh kepolisian. Bahkan diantaranya kepala Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri juga dimintai keterangan atas kasus tersebut.

"Dari isi surat kemarin ada 14 orang yang sudah dimintai keterangan. Ada beberapa orang dari pihak PD Pasar juga. Semoga secepatnya ada titik terang," imbuhnya.

Sebelumnya, SAPMA PP Kota Kediri melaporkan kasus dugaan korupsi di Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri ke Ditreskrimsus Polda Jatim. Dugaan korupsi itu terkait menguapnya Pendapatan Asli Daerah di Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri.

Dalam isi laporannya, SAPMA PP Kota Kediri menduga ada beberapa poin dugaan korupsi di perusaahan daerah tersebut. Salah satunya pada pendapatan tarif retribusi parkir dan sewa menyewa kios di sejumlah pasar tradisional di Kota Kediri. Can

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…