Seru Bercampur Seram, Karnaval di Desa Mojowuku Kedamean Tampilkan 45 Sosok Mak Lampir

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
45 sosok Mak Lampir yang dikenal jahat ikut tampil di acara karnaval memperingati Kemerdekaan ke-79 RI di Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean, Gresik. SP/ M.Aidid
45 sosok Mak Lampir yang dikenal jahat ikut tampil di acara karnaval memperingati Kemerdekaan ke-79 RI di Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean, Gresik. SP/ M.Aidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Meski di tengah musim kemarau warga Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean, Gresik tidak mau ketinggalan untuk menggelar karnaval HUT ke-79 Kemerdekaan RI pada Minggu (15/09/2024).

Sebanyak 18 RT di desa setempat ikut tampil meramaikan karnaval dengan menampilkan berbagai kostum unik dan menarik. Di antaranya memakai kostum daur ulang hasil karya sendiri. Juga ada pakaian adat Papua lengkap dengan senjata tombak dan panah, kostum bertema tokoh komik Mak Lampir yang dibuat dari tali rafia dan kain satin. 

Linda peserta karnaval mengatakan, kelompoknya membuat khusus sebanyak 45 kostum bertema tokoh komik serial Mak Lampir. 

"Tema Mak Lampir, kreasi ini dibuat sendiri. Kalau rambutnya terbuat dari tali rafia, kalau bajunya kain satin, seru pokoknya," ujar Linda, sambil menirukan ciri khas tertawa Mak Lampir yang nyaring melengking.

Sebagian menyewa kostum kebaya pakaian adat Jawa Timur, ada juga peserta rela menyewa kereta kencana lengkap dengan kudanya senilai jutaan rupiah.

Karnaval kreasi kostum daur ulang ini seluruh peserta diberangkatkan dari balai desa menuju lapangan desa setempat sejauh dua setengah kilometer.

Sepanjang perjalanan, aksi peserta karnaval ini membuat warga terhibur, meski rela kepanasan selama enam jam peserta tetap semangat dan antusias.

"Warga luar biasa ada 18 RT menampilkan kostum sebagian hasil karya sendiri, ada juga yang menyewa jutaan rupiah. Kalau saya pakai kebaya bersama istri dan anak saya, naik kereta kencana lengkap dengan kudanya," kata Aji Prawiro, Kepala Desa Mojowuku Kedamean ditemui usai karnaval.

Namun, akibat cuaca cukup panas dengan suhu berkisar 29 hingga 30 derajat, peserta emak-emak mengalami kelelahan. Puluhan emak-emak ini lantas minta disemprot dan mandi bersama dengan air sumur bor.

"Panas sekali supaya adem disemprot air," lontar Khoiriyah sambil berjoget mengikuti irama musik.

Lucunya, ada juga peserta karnaval menjadi bayi hanya memakai pembalut bayi. Peserta lanjut usia ini juga ikut berjoget bersama emak-emak yang baru mandi bersama.

Meski sempat kelelahan akibat kepanasan, peserta karnaval akhirnya finish di lapangan dan unjuk kebolehan di atas panggung hiburan.

"Semangat warga luar biasa, meski kepanasan tetap semangat. Terimakasih, semoga karnaval ini semakin mempererat tali silaturahim, dan ke depan karnaval HUT Kemerdekaan RI semakin meriah," tutup Aji Prawiro dengan penuh kegembiraan. grs

Berita Terbaru

Resto Viaduct Jadi Spot Nyaman Bagi Para UMKM untuk Berkembang

Resto Viaduct Jadi Spot Nyaman Bagi Para UMKM untuk Berkembang

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi ekonomi yang tidak stabil menyebabkan banyak umkm maupun pengusaha yang gulung tikar, namun berbeda dengan Resto Viaduct…

Antisipasi Gagal Panen, Pemkab Lamongan Lakukan Gerdal OPT WBC Serentak Pakai Drone

Antisipasi Gagal Panen, Pemkab Lamongan Lakukan Gerdal OPT WBC Serentak Pakai Drone

Kamis, 09 Jul 2026 17:58 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mengantisipasi gagal panen, Pemkab Lamongan laksanakan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Gerdal OPT) Wereng…

Kejari Lamongan Sebut Laporan Dicabut, Unisla Klaim Sudah Kembalikan dana Penyelewengan KIP Kuliah

Kejari Lamongan Sebut Laporan Dicabut, Unisla Klaim Sudah Kembalikan dana Penyelewengan KIP Kuliah

Kamis, 09 Jul 2026 17:33 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pelaporan dugaan korupsi dana bantuan beasiswa miskin Bidikmisi, dan KIP Kuliah mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla)…

Dukung Pembangunan Inklusif, PLN UIT JBM Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat dan Batik Eco Print di Probolinggo

Dukung Pembangunan Inklusif, PLN UIT JBM Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat dan Batik Eco Print di Probolinggo

Kamis, 09 Jul 2026 16:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 16:09 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…

Sidang Tipikor: Saksi Sebut Fee Proyek untuk Kebutuhan Maidi hingga Perbaikan Rumah Anak

Sidang Tipikor: Saksi Sebut Fee Proyek untuk Kebutuhan Maidi hingga Perbaikan Rumah Anak

Kamis, 09 Jul 2026 16:07 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 16:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya– ‎Praktik pungutan komitmen fee proyek di lingkungan Dinas PUPR Kota Madiun dengan besaran 4 hingga 10 persen terungkap dalam sidang …

Pemkab Lumajang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Masuki Musim Kemarau

Pemkab Lumajang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Masuki Musim Kemarau

Kamis, 09 Jul 2026 15:34 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang saat ini tengah mengupayakan terkait pemetaan lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan…