Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Kantong Plastik Gegerkan Warga

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengevakuasi jenazah bayi yang ditemukan di pekarangan rumah warga. SP/Lestariono
Petugas mengevakuasi jenazah bayi yang ditemukan di pekarangan rumah warga. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar rumah milik Bejan (60) di desa Sumbersari Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dikejutkan temuan sosok bayi laki-laki yang dibungkus kantong plastik warna hitam dalam kondisi meninggal dunia.  Temuan sosok bayi yang diperkirakan baru dilahirkan itu langsung dilaporkan ke perangkat desa Sumbersari Kec Nglegok, seterusnya dilaporkan ke Polsek Nglegok.

Peristiwa penemuan mayat bayi pada Rabu (25/9) sekitar pukul 10.30 itu dibenarkan Kapolsek Nglegok AKP Murdiyanto melalui Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar pada wartawan.  Dalam keterangannya Iptu Samsul menjelaskan, awal ditemukannya sosok bayi laki-laki itu, bermula ketika Nanik Triana (37) berada di pekarangan belakang rumahnya untuk memetik daun pepaya, saat itulah saksi Nanik Triana melihat kantong plastik hitam tergeletak di bawah pohon pepaya, saat dilihat ternyata ada sosok bayi dalam keadaan meninggal dunia.

"Ketika ditemukan dan dilihat saksi, ternyata kantong plastik warna hitam tersebut berisi sosok bayi tidak bergerak, dan sudah dikerubuti semut dan lalat, yang terlihat nyata tangan dan kaki bayi, saat itu belum diketahui jenis perempuan atau laki laki, langsung saksi memanggil tetangganya, selanjutnya dilaporkan ke kantor desa dan dilanjutkan lapangan ke Polsek Nglegok," terang Iptu Samsul di ruang kerjanya.

Setelah Kapolsek Nglegok bersama anggotanya bersama petugas medis Puskesmas Nglegok, Kades Sumbersari, Babinsa Koramil, Team Inafis Satreskrim Polres Blitar Kota melakukan olah TKP, dan diketahui bahwa sosok bayi yang terbungkus plastik hitam berjenis kelamin laki laki dengan tali pusarnya masih menempel.

"Selanjutnya kondisi bayi itu dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo guna dilakukan otopsi, sementara dugaan keberadaan sosok bayi itu dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab, untuk itu kami (Satreskrim) mengumpulkan bukti-bukti yang berada di TKP, melakukan penyelidikan sekaligus minta keterangan saksi-saksi, untuk mencari dan menemukan pelaku, sementara untuk barang bukti selain sosok bayi juga kantong plastik warna hitam," ungkap Iptu Samsul Anwar. Les

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…