Kabag Prokopim Bantah Ada Dugaan Penyelewengan Honor Perjalanan Dinas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Setelah ada pemberitaan Inspektorat Sampang Lindungi Pejabat eselon III A nakal, Kabag Prokopim Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur  membantah tidak ada Penyelewengan honor perjalanan dinas.

Menurut, Kabag Prokopim Agus Suryantono terkait pemeriksaan oleh inspektorat pihaknya membenarkan ada pemanggilan. " Tapi, bukan cuma bagian Prokopim namun bagian sekretariat di Pemkab Sampang dipanggil inspektorat diaudit setiap tahun oleh inspektorat," kata Agus Suryantono melalui wa-nya Kamis (26/9/2024).

Agus Suryantono menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan inspektorat, ada jangka waktu pemeriksaan. "Contohnya waktu pemeriksaan dari hari senin sampai jumat tapi di akhir pemeriksaan kekurangan data maka diberikan waktu klarifikasi,"ujarnya.

"Untuk ada apa apanya tidak ada yang disembunyikan, karena semuanya memang akan di audit,"ungkapnya.

Sementara itu, Inspektur Ari Wibowo melalui Wa-nya Bapak Adim yang notabene pejabat inspektorat membalas Wa-nya Surabayapagi, berbunyi:

Assalamualaikum wr wb

Barusan sy suruh infokan ke jenengan sama p inspektur: bahwa pemeriksaan yg di prokopim sedang dalam proses pemeriksaan jadi belum dapat kesimpulannya Krn sedang berlangsung... Begitu ????????????????????????

Terimakasih, mohon maaf

Adim. 

Berdasarkan informasi Kamis (26/9/2024) sekitar pukul 09.00 Wib Kabag Prokopim mengadakan rapat bersama dengan para stafnya. "Dengan lemah lembut menyampaikan dinamika yang ada di dalam pemberitaan perihal dugaan honor perjalanan dinas. Bapak Kabag Prokopim berjanji akan menyelesaikan namun bukan sekarang dalam waktu dekat," kata salah sumber terpercaya. gan

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…