SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Soal jatah menteri dari parpol Koalisi Indonesia maju (KIM), mulai ramai. Sekjen PAN Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio berharap partainya mendapat banyak kursi menteri karena sudah tiga kali Pilpres mendukung Prabowo Subianto.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku belum mendengar permintaan Eko tersebut. "Saya belum dengar ya komentarnya," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Dasco mengatakan baru mendengar permintaan Eko itu dari media. Dia mengaku akan menanyakan langsung ke Eko mengenai permintaan jatah kursi di kabinet Prabowo.
"Ini baru dengar dari media nanti saya tanya langsung saja," kata Dasco.
PAN akan Dapat 5 Kursi
Sebelumnya, Eko menanggapi kabar PAN akan mendapat lima kursi menteri di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Eko menyinggung soal PAN yang sudah tiga kali Pilpres mendukung Prabowo.
Awalnya Eko tidak memastikan apakah kabar tersebut benar. Dia hanya berharap publik mendoakan.
"Ya doainlah (dapat lima menteri), doain bismillah," kata Eko di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10).
Eko berharap PAN mendapat banyak kursi menteri di pemerintahan Prabowo-Gibran. Dia menyinggung PAN telah tiga kali pemilu mendukung Prabowo, yaitu 2014, 2019, dan 2024.
"Ya kalau kita sih maunya sih sebanyak-banyaknyalah.... Kita sudah banyak menemanilah Bapak Prabowo dari 3 periode sebelumnya," ujarnya
"Jadi buat saya kalau ditanya maunya semana, ya tentunya PAN berharap mendapatkan yang signifikan dengan hasil jerih payah yang kita lakukan terhadap Bapak Prabowo," imbuhnya.
Golkar Ingin Lebih 5 Kursi
Partai Golkar merespons kabar bahwa partainya mendapatkan jatah lima kursi menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, partainya menginginkan jumlah yang lebih dari lima kursi menteri.
Saya berdoa lebih (dari lima), tapi kan kami gak tahu Pak Prabowo maunya berapa. Tapi, doa saya mudah-mudahan bisa lebih, supaya Partai Golkar bisa berkontribusi secara riil kepada masyarakat," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, (2/10).
Dia meyakini, Prabowo mengetahui bahwa Golkar berisikan banyak kaum teknokrat. n erc/jk/rmc
Editor : Moch Ilham