SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga area tepi pantai Jolosutro desa Tugurejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar kembali dikejutkan temuan jasad yang berada pada tumpukan batu pantai. Saat ditemukan kondisi jasad sudah sedikit terkelupas kulit baik pada tubuh/wajah jadi sulit diketahui jenis kelamin jasad tersebut.
Awal temuan jasad itu seperti yang disampaikan Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Iswahyudi, ketika saksi Warsianto (50) dan anaknya Rehan (16) sekitar pukul 16.00 hari Sabtu (5/10) mencari ikan dengan menjaring di tep Pantai, saat itulah bapak anak ini melihat mayat yang sudah kondisi sulit dikenali dengan posisi tengkurap.
"Sewaktu saksi pak Warsianto dan anaknya melihat jasad tersebut langsung pulang sambil menyampaikan saksi Wiji pemilik warung di tepian pantai atas temuan jasad, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Wates," kata Ipda Putut.
Dengan cepat Polsek Wates koordinasi dengan Team Inafis Satreskrim Polres Blitar mendatangi TKP bersama BPBD, team Kamladu, Puskesmas Kec Wates, dan Kapolsek Wates, guna identifikasi jasad, sekaligus untuk evakuasi, namun jasad baru dievakuasi pukul 21.00 karena air laut pasang.
"Jasad baru bisa dievakuasi sekitar pukul 21.00, karena air laut pasang dan arus gelombang laut tinggi, setelah dapat di evakuasi, kondisi jasad sudah tidak utuh, geraham bawah hilang, kulit dan daging sebagian terkelupas, untuk tinggi/panjang badan 143 Cm, yaa umur sekitar 50 tahunan, rambut beruban, pada jari kelingking kiri terdapat cincin nya, kami menyampaikan pada masyarakat yang kehilangan keluarganya, baik wanita maupun laki-laki untuk melapor ke Polsek Wates maupun Polsek terdekat, malam itu juga Jasad dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Kec Wlingi guna otopsi," pungkas Ipda Putut. Les
Editor : Moch Ilham