Komplotan Pencurian dengan Modus Pecah Kaca dan Kempes Ban

Ditangani 4 Polres, 2 Pelaku Diamankan Polres Blitar Kota

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Waka Polres Kompol Gede Suartika menunjukkan barang bukti kepada awak media saat rilis. SP/Lestariono
Waka Polres Kompol Gede Suartika menunjukkan barang bukti kepada awak media saat rilis. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kelompok pelaku dengan pencurian pemberatan berhasil dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota yang dikomandani Kasat Reskrim AKP Sukamto SH, keberhasilan itu setelah korbannya melapor ke Polres Blitar Kota.

Dalam penangkapan pada 21 September 2024 lalu adalah RV (28) dan PS (27) yang merupakan warga Oku Timur Sumatera Selatan, dan ternyata kedua pemuda ini adalah komplotan dari 6 pelaku lainnya yang sudah ditahan di Polres Blitar 2 tersangka, 2 tersangka ditahan di Polresta Malang, 2 tersangka lainnya ditahan di Polres Tulungagung, ke 8 tersangka dengan modus pecah kaca dan kempes ban. 

Hal itu seperti yang disampaikan Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo Pambudi SH S.IK M.T melalui Waka Polres Kompol Gede Suartika SH MH pada wartawan Senin (7/10) siang.

"Untuk kasus ini kita menetapkan 5 tersangka, sementara kita menahan dua tersangka yaitu RV dan PS, untuk yang dua masih dalam pemeriksaan di Polresta Malang, yang satu ditahan di Polres Blitar, mereka dengan modus pecah kaca dan kempes ban mobil, ini merupakan komplotan antar provinsi," papar Kompol Gede didampingi Kasat Reskrim AKP Sukamto dan Kasi Humas Iptu Samsul Anwar.

Penangkapan para tersangka berawal atas laporan Fer (37) warga Kab Malang, ketika korban mengambil uang di salah satu bank di Blitar kota, senilai Rp 100 Juta saat pulang ke Malang lewat Tulungagung, sesampainya di depan Alfamidi desa Tuliskriyo Kec Sanankulon Kab Blitar, ban mobilnya bocor, setelah di cek benar, langsung korban ambil dongkrak di bagasi belakang selanjutnya memanggil tukang tambal ban.

"Setelah selesai tambal ban korban melanjutkan perjalanannya ke Tulungagung, saat mau berangkat korban melihat tas berisi uang yang berada di bawah jok mobilnya hilang, setelah dicari beberapa saat tidak ketemu, dan melapor ke Polres Blitar Kota," terang Kompol Gede.

Atas laporan itulah langsung Satreskrim lakukan penyelidikan, ternyata berhasil setelah koordinasi dengan polres polres samping termasuk Polres Tulungagung.

“Setelah kita kembangkan pelaku ada 8 orang, ternyata mereka berkomplot yang kini ditangani oleh 4 polres termasuk kita menahan dua tersangka dari 5 tersangka, sedang sisanya ditahan Polres Blitar, Polresta Malang dan Polres Tulungagung, juga kita menyita barang bukti dari tersangka, untuk, tersangka bisa di jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," ungkap orang nomor dua di Polres Blitar Kota ini.

Mengakhiri release nya Kompol Gede Suartika dan Kasat Reskrim, Kasi Humas tunjukan BB. Les

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…