Sengkarut Bantuan Sosial, Puluhan Aktivis APM Lamongan Demo Dinas Sosial

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan aktivis Aliansi Pemuda Melawan (APM) saat demo di depan kantor Dinas Sosial Kabupaten Lamongan. SP/MUHAJIRIN 
Puluhan aktivis Aliansi Pemuda Melawan (APM) saat demo di depan kantor Dinas Sosial Kabupaten Lamongan. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sengkarut penanganan bantuan sosial di Kabupaten Lamongan menyisakan masalah. Terbaru puluhan warga masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Melawan (APM), berunjuk rasa di depan kantor Dinas Sosial. Mereka mengkritisi bantuan permakanan bagi lansia mandiri, dan disabilitas mandiri serta penyalurannya BPNT kualitas barang tidak layak konsumsi dan berpotensi terjadi korupsi.

"Bantuan sosial bagi lansia, disabilitas dan BPNT kualitas barang yang disalurkan tidak layak konsumsi, dan penyaluran BPNT banyak yang tidak tepat sasaran," kata Muhammad Iqbal Hasbullah, korlap aksi Aliansi Pemuda Melawan dalam orasinya. Rabu (9/10/2024).

Iya lalu mencontohkan dalam realisasi bantuan makanan. Dalam temuan tim advokasi saat mengumpulkan bahan dan keterangan sejak dua bulan kemarin.

Tidak itu saja, dalam aksinya, pendemo juga menyoroti dalam penyalurannya BPNT kualitas barang tidak layak konsumsi, dugaan ada permainan harga, serta ada dugaan monopoli oleh supplier secara terorganisir dan masif dalam penyaluran bantuan sosial BPNT yang diberikan kepada masyarakat.

"Permasalahan umum yakni BPNT temuan dilapangan banyak dan hampir seluruh Kecamatan dan separuh Kecamatan di Lamongan kita menemukan permasalahan dari tim advokasi kami," terangnya.

Sedangkan untuk BPNT ini sudah menjadi permasalahan umum terkait bantuan pangan ini diatur oleh supplier, saya tidak tahu ini oknumnya siapa jadi akan kita tindak lanjuti. Kita sudah punya datanya semuanya dan kita akan menindaklanjuti dalam laporan selanjutnya ke Polda Jatim.

Dengan sengkarutnya pengelolaan bantuan tersebut, iya meminta  pertanggungjawaban Dinas Sosial Kabupaten Lamongan atas temuan bantuan permakanan bagi lansia yang tak layak di Babat tanggal 13 Juni 2024. Kedua, meminta pertanggungjawaban Dinas Sosial Kabupaten Lamongan atas tidak layak makanan yang penyalurannya dilakukan oleh supplier.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Farah Damayanti Zubaidah, saat menemui pendemo mengatakan, kalau ini merupakan suatu momen buatnya untuk bisa berdialog pada peserta aksi. Iya menyebutkan  permasalahan bansos lansia ini adalah program dari Kemensos, artinya bahwa ini adalah dari Kemensos.

Kemudian kedua, dalam penerapan, siapa sasaran dan lain sebagainya itu atas usulan tahun sebelumnya dan realisasi tahun sekarang. Ketiga, realisasinya langsung ke kelompok, dimana kelompok itu ada di masing-masing wilayah Kecamatan. Dalam hal ini bahwa dana itu tidak ada yang mampir ke dinas sosial Kabupaten, itu yang perlu kita sampaikan.

Kelompok itu, menurut Farah, sudah struktur kepengurusannya dan sudah di SK kan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Mekanismenya di dalam pelaksanaan penyediaan pangan untuk lansia yang disamping sasarannya juga sudah ditentukan di SK kan juga sudah.

Untuk per menunya juga, imbuh dia, sudah ditetapkan mereka dalam hal ini atau Kelompok yang menyelenggarakan program itu wajib mengupload setiap harinya ke Kemensos. "Jadi dalam hal ini sudah sangat detail dan rijik. Apabila ada hal yang dudukan oleh masyarakat ini Kemensos itu sudah langsung bertindak," terang dia.

Mungkin kemarin ada temuan dari masyarakat, beber Farah, itu sudah dilakukan pemberian sanksi dan itu hanya satu hari saja. Dinas sosial dalam hal ini sudah melakukan penelusuran ke lapangan dan memang kita hanya satu kali dan itu sudah kami laporkan ke Kemensos.

Pada saat itu juga diberikan sanksi, hari itu tidak dicairkan. Artinya bahwa kelompok itu wajib membayarkan kembali kepada Kemensos atas adanya pengaduan tersebut. Selanjutnya sampai hari ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang ada, itu masalah bantuan pangan bagi lansia.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, kemudian massa membubarkan diri dengan tertib dan berjanji akan mendatangkan massa yang lebih besar lagi kalau tuntutan tidak direspons. jir

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…