Permintaan DPRD Surabaya: Geledah Tanpa Hasil, Polda Kejar Si Bandar Kasino Hingga Tertangkap

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dugaan adanya praktik judi ilegal di sebuah ruko di kawasan Darmo Harapan, Surabaya Barat menimbulkan keresahan bagi warga kota. Kini, setelah Polda Jatim geledah tanpa hasil, harus jadi pemicu kejar di bandar dan pemilik ruko, sebagai persekongkolan usaha kasino ilegal. Kejar sampai tertangkap. Dan Polda harus ungkap perjudian kasino itu sampai sekar-akarnya.

Demikian permintaan Anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 Budi Laksono, anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 Ais Syafiyah Asfar, dan anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 Buchori Imron, kepada Surabaya Pagi, di kantornya, Rabu (9/10/2024) siang.

Keduanya prihatin kota Surabaya yang tenang, diobok obok bandar kasino dari luar jawa.

Budi Laksono, mendorong Polda menindak tegas praktek perjudian di Surabaya.

"Kami minta kepada pihak kepolisian, Pemerintah Kota serta semua pihak yang berwenang harus berani memberantas hingga ke akarnya, yakni si bandar, jaringan, dan kroninya," pinta Budi Laksono politiisi PDI-Perjuangan DPRD Kota Surabaya ini, Rabu (9/9)

Selain itu pria yang akrap disapa Bulek ini juga mengajak semua elemen masyarakat ikut bersama-sama menjaga Surabaya dari penyakit masyarakat.

"Kami mengajak elemen masyarakat untuk menjaga Surabaya termasuk dari perjudian," katanya.

 

Tutup Segala Praktek Perjudian

Menurutnya, pemerintah melalui kewenangannya harus cepat dan tegas untuk menutup segala bentuk praktek perjudian. Dan penegakan hukum dan pencegahan dilakukan hingga ke tingkat hilir.

"Jangan ada ruang toleransi sedikitpun kepada oknum aparat yang terlibat judi," tegas Bulek.

Menurut Bulek Judi bukan hanya sekedar perspektif moral dan etika, tapi lebih jauh dari itu adalah kejahatan atau tindak pidana.

 

Kampanye Anti-Perjudian

Sementara Anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 Ais Syafiyah Asfar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan pemberantasan praktek perjudian di Surabaya adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib untuk masyarakat.

Menurut ketua harian DPP PKB ini praktik perjudian sering kali dikaitkan dengan berbagai masalah sosial, seperti tindak kriminal, ketidakstabilan ekonomi, dan keretakan dalam hubungan keluarga.

"Bagi saya perlu adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk memberantas jaringan perjudian, baik yang konvensional maupun berbasis online," harap Ais Syafiyah Asfar.

Ais melanjutkan, selain itu juga perlu diimbangi peran masyarakat yang ikut melakukan pengaduan masyarakat untuk melaporkan aktivitas ilegal tersebut.

"Poin penting dari pemberantasan perjudian adalah perlu adanya sosialisasi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dari aktivitas perjudian," kata Ais.

Ais menerangkan, kesadaran publik tentang dampak buruk perjudian, terutama bagi generasi muda, perlu ditingkatkan melalui kampanye anti-perjudian dan program pemberdayaan ekonomi untuk memberikan alternatif yang sehat untuk masyarakat yg terdorong untuk mencari penghasilan dari kegiatan ilegal atau haram.

 

Judi Picu Gangguan Kamtibmas

Sementara Anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 dari PPP Buchori Imron mendesak para penegak hukum untuk segera menindak dan memberantas praktek perjudian di Surabaya.

"Semua kita bersama-sama harus berani berantas praktek judi. Khususnya para menegak hukum, pemerintah kota segera turun tangan," tegas Buchori Imron.

Menurut politisi PPP ini judi merupakan penyakit masyarakat yang dapat memicu gangguan Kamtibmas. Karena itu, dirinya terus mendorong pihak kepolisi dalam hal ini Polrestabes Surabaya mampu menumpas judi ilegal yang diperkirakan mencapai ratusan triliun tersebut. "Kami mendesak para petugas untuk segara tidak gentar menindak pelaku judi di Surabaya," terangnya. alq/tim sp

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…