Konsumsi Daging Meningkat, Diperta Probolinggo Wanti-wanti Pedagang Tak Jual Hewan Sakit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjualan hewan ternak di Pasar Tradisional Besuk, Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Ilustrasi. Penjualan hewan ternak di Pasar Tradisional Besuk, Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat konsumsi daging di wilayah Probolinggo, Jawa Timur meningkat membuat Dinas Pertanian (Diperta) setempat mewanti-wanti para pedagang hewan ternak agar tidak menjual dalam kondisi sakit.

Mengantisipasi hal itu, Kabupaten Probolinggo melakukan pengawasan, pemeriksaan dan pendataan produk hewan di Pasar Tradisional Besuk dan ternak di pasar hewan tradisional Besuk, yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto bersama Ustad Ja’far dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Besuk dan Koordinator Pasar Besuk Anang.

Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kesehatan produk hewan yang beredar di masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan yang seringkali diwarnai dengan peningkatan konsumsi daging, sehingga penting dalam pemotongan hewan sesuai dengan syariat Islam. 

“Kami berharap para pelaku usaha tetap memotong ternaknya sesuai dengan cara Islam,” ungkap Ustadz Ja’far dari MUI Kecamatan Besuk, Senin (14/10/2024).

Sementara itu, Koordinator Pasar Besuk Anang mengungkapkan bahwa kondisi pasar hewan saat ini masih belum pulih seperti sebelum terjadinya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sehingga tegas mengingatkan para pelaku usaha ternak untuk menjaga pakan dan kesehatan hewan.

“Pasar hewan masih sepi dan kami berharap dengan kegiatan ini, masyarakat dapat lebih percaya untuk bertransaksi di sini. Jika hewan mengalami sakit, sebaiknya tidak dibawa ke pasar. Kami juga membagikan leaflet sebagai pengingat untuk tidak membawa hewan yang tidak sehat ke pasar dan untuk mengobatinya terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain itu, Diperta juga melakukan pengawasan terhadap penjualan obat hewan. Niko meminta kepada para penjual obat hewan agar tetap berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dalam hal ini sektor peternakan dan kesehatan hewan.

Tidak hanya itu, Diperta bersama MUI Kecamatan Besuk dan masyarakat menyampaikan bahwa kondisi sekitar Rumah Potong Hewan (RPH) Besuk sudah jauh lebih baik, tidak lagi bau. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Kamis, 19 Feb 2026 12:30 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal Jepang, Toyota baru-baru ini kembali berhadapan dengan persoalan hukum di Amerika Serikat (AS) yang digugat melalui…

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebuah SUV offroad milik Hongqi baru-baru ini yang masih disamarkan tertangkap kamera tengah melakukan uji coba di musim dingin.…

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nissan Motor India resmi meluncurkan Nissan Gravite yang diposisikan sebagai MPV 7 tempat duduk tiga baris yang menyasar segmen…

Harga Cabai di Pasar Pasuruan Tembus Rp 120 Ribu Masuki Awal Bulan Ramadhan

Harga Cabai di Pasar Pasuruan Tembus Rp 120 Ribu Masuki Awal Bulan Ramadhan

Kamis, 19 Feb 2026 12:01 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Memasuki bulan suci Ramadhan, sejumlah harga bahan dapur di Kota Pasuruan mengalami kenaikan signifikan, salah satunya harga cabai…

Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Kamis, 19 Feb 2026 11:53 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama dua pekan lamanya, warga Tulungagung, Jawa Timur mulai mengeluhkan kelangkaan LPG bersubsidi 3 Kg di sejumlah pangkalan…

Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Kamis, 19 Feb 2026 10:57 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Diguyur hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di ruas jalan nasional Trenggalek-Pacitan. Diketahui, ruas jalan yang…