Separuh Lebih Anggota DPRD Kota Kediri Lakukan Mosi Tidak Percaya pada Ketua Dewan

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Lakukan Aksi Spontanitas Bahas AKD

 

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Polemik pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kota Kediri terus memanas. Pasalnya, berada di ruang paripurna sebanyak 19 anggota dewan melakukan mosi tidak percaya pada Ketua DPRD Kota Kediri, Selasa (15/10/2024). Bahkan belasan anggota dewan ini secara spontanitas juga membahas AKD.

Aksi mosi tidak percaya dan spontanitas pembahasan AKD tersebut dipimpin langsung Wakil pimpinan DPRD Kota Kediri, Sudjono Teguh Wijaya. Agenda ini juga disaksikan Sekretaris DPRD Kota Kediri Rahmad Hari Basuki.

Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Sudjono Teguh Wijaya mengatakan, ada beberapa poin kesepakatan dalam rapat ini. Salah satunya meminta Sekretaris DPRD untuk segera mengagendakan secara resmi pembahasan AKD.

"Agenda ini tadi karena didesak oleh 5 Fraksi untuk segera melakukan pembahasan tata tertib DPRD dan AKD DPRD Kota Kediri. Dengan desakan dari fraksi, jadi kita langsung agendakan rapat. Hasilnya, hari ini kita minta sekretaris dewan untuk segera membuat surat undangan resmi agenda pembahasan besok," ujar Sudjono.

Dalam rapat tersebut belasan dewan juga menyepakati mosi tidak percaya pada Ketua DPRD Kota Kediri, Dra. Firdaus. Pasalnya, Firdaus atau Bu Edo terkesan menghambat kinerja DPRD dan lebih mengedepankan kepentingan pribadi daripada kepentingan masyarakat Kota Kediri.

"Senin kemarin Ketua DPRD mengajak untuk membahas AKD, namun tidak jadi karena alasan masih repot. Dan hari ini ada 50 persen lebih anggota dewan menyepakati untuk segera membahas draft usulan nama untuk mengisi AKD agar kegiatan seluruh dewan bisa berjalan," imbuh Sudjono yang juga Ketua DPD Golkar Kota Kediri.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Katino, menegaskan, aksi mosi tidak percaya ini dilakukan karena Ketua DPRD Kota Kediri Dra Firdaus sama sekali tidak pernah mengajak pembahasan AKD DPRD Kota Kediri.

"Sejak tanggal 21 Agustus sampai 5 Oktober Ketua DPRD belum pernah mengajak fraksi untuk rapat membahas AKD. Oleh sebab itu kami memutuskan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD," tegasnya.

Hal senada juga dikatakan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Joko Adi Purnomo mengaku sangat kecewa dengan sikap Ketua DPRD Kota Kediri.

"Hasil hari ini untuk dijadikan bahan pembahasan besok. Jika Ketua DPRD tidak setuju maka besok kita akan lakukan voting. Kita lakukan aksi ini karena Ketua DPRD sudah menghambat kinerja DPRD. Jika AKD tidak segera dibahas maka seluruh anggota dewan juga tidak bisa segera bekerja dan masyarakat juga akan terkena dampaknya," tandasnya.

Ada beberapa poin hasil keputusan rapat yang digelar spontanitas itu. Kesepakatan tersebut antara lain seluruh anggota dewan sepakat memakai aturan tata tertib yang lama. Sebanyak 19 dewan sepakat melakukan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Kota Kediri. Sepakat segera mengusulkan nama nama untuk mengisi AKD.

Selain itu dalam rapat itu sebanyqk 5 fraksi juga sudah mengajukan nama nama untuk mengisi AKD DPRD Kota Kediri. Nama nama tersebut yaitu untuk Komisi A; Sriana, Mujiono, Gus Sunoto, Pujiono dan Mukhti. Untuk Komisi B; Imam Zarkasyi, Handayani, Arif Junaidi, Wiko Winarko, Afif Fahcrudin, Mistiani dan Ayub Hidayatuloh. Komisi C; Agung, Yuni Kuswulandari, Katino, Joko Adi Purnomo, Gus Muid, Ashari dan Bambang Giantoro.

Sementara untuk Badan Musyawarah (Banmus) diusulkan nama Imam Zarkasyi, Handayani, Wiko Winarko, Arif Junaidi, Joko Adi Purnomo, Mudjiono, Gus Muid, Mistiani dan Ayub Hidayatuloh. Untuk Badan Anggaran (Banggar) diusulkan nama Agung, Yuni Kuswulandari, Katino, Sriana, Gus Sunoto, Joko Adi Purnomo, Gus Muid, Ashari, Mukhti dan Bambang Giantoro. Untuk Bapemperda yaitu Imam Zarkasyi, Handayani, Sriana, Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana, Afif Fahcrudin, Pujiono dan Mukhti. Dan terakhir untuk Badan Kehormatan (BK) diusulkan nama Ayub Hidayatuloh dan Imam Zarkasyi.

Diketahui dari usulan nama nama itu, masih ada  jumlah kursi AKD yang nantinya bisa diisi oleh Fraksi PAN dan NasDem. Can

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…