SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Silaturahim Paslon Bupati dan wakil bupati Lamongan, Abdul Ghofur - Firosya Shalati ke kiai kondang Gus Muwafiq di PP. Minggir Sleman Yogyakarta terasa sangat spesial. Bagaimana tidak, pertemuan yang cukup gayeng berlangsung selama 9 jam itu, tidak sekedar bagaimana bicara konsep pembangunan Lamongan, tapi teryata Paslon ini bisa dikatakan diperlakukan istimewa oleh ulama Nasional.
Kok bisa...? Iya ulama Nasional kelahiran Solokuro Kabupaten Lamongan Jawa Timur ini, tidak saja menerima kehadiran Paslon dengan akronim BAGUS tersebut, telah menyiapkan sejumlah kegiatan, mulai Tahtimul Qur'an untuk mendoakan Paslon nomor urut 1 itu agar dimudahkan langkah dan hajatnya menjadi bupati dan wakil bupati Lamongan, hingga makan sate kambing bersama -sama.
"Ya namanya silaturahim, dirasa sudah cukup idealnya kan pamit pulang, tapi ketika saya dan rombongan pamitan ke beliau Gus Muwafiq, tapi oleh beliau selalu dicegah, agar tetap bersama beliau sampai malam," kata Abdul Ghofur kepada surabayapagi.com, Selasa, (15/10/2024).
Terpisah, Mohammad Mahfud orang dekat Abdul Ghofur yang selalu menemani, menceritakan kepada surabayapagi.com bahwa, silaturahim Abdul Ghofur-Firosya Shalati di kediaman Gus Muwafiq memang dirasa sangat istimewa, selain durasinya panjang, teryata sejak pagi Gus Muwafiq sudah mempersiapkan Tahtimul Qur'an.
"Kita datang sampai PP. Minggir sekitar pukul 13.00 wib, rombongan langsung diterima Gus Muwafiq sendiri di Joglo kediaman beliau," terangnya.
Setelah obrolan dirasa cukup, dan nasehat-nasehat sudah disampaikan oleh Gus Muwafiq, rombongan bermaksud untuk pamit, namun beliau mencegahnya. Akhirnya adzan ashar tiba, Gus Muwafiq mengajak Paslon Bagus dan rombongannya untuk sholat berjamaah, seiring telah katam/selesai Tahtimul Qur'an nya di Musolah PP. Minggir.
Usai sholat Azhar tambah Mahfud, Gus Muwafiq memimpin doa Tahtimul Qur'an dan ditengah-tengah berdoa Gus Muwafiq menyelipkan doa untuk Paslon Bagus agar dikabulkan hajatnya. "Beliau mendoakan agar hajat Paslon Bagus bisa terkabulkan," terangnya.
Usai sholat, rombongan bermaksud untuk pamit, namun apa yang terjadi Gus Muwafiq mencegahnya " wes mule bengi ae mari ngene Ayo nyate, tak gorokno wedus. ( Sudah pulang malam saja, setelah ini Ayo makan sate, tak sembelihkan kambing,"kata Mahfud menirukan pembicaraan Gus Muwafiq kepada Abdul Ghofur beserta rombongan.
Akhirnya dua kambing disembelih, dan tepat malam nya semua rombongan Bagus menikmati sate kambing, bersama Gus Muwafiq ada juga Romahurmuziy mantan ketua DPP. PPP, dan sejumlah tokoh.
"Setelah makan, tiba saatnya pamitan, tepat pukul 21.00 malam, rombongan Paslon Bagus diperbolehkan pulang untuk kembali ke Lamongan," cerita Mahfud.
Diakhir pamitan, Abdul Ghofur nyeletuk, nek makan sate Nang kene dadi bupati, Gus Muwafiq pun mengiyakan "Kalau makan sate di pondok bakal jadi bupati dan Gus Muwafiq juga mengamini," pungkasnya.jir
Editor : Moch Ilham