Prabowo Tunjuk 7 Utusan Khusus Berfasilitas Menteri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jabatan utusan khusus diatur lewat Peraturan Presiden Nomor 137 Tahun 2024. Peraturan itu menyebut utusan khusus mendapatkan fasilitas keuangan setara menteri.

Gus Miftah menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Selain itu, ada lima utusan khusus lainnya. Salah satunya putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Zita Anjani. Zita menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata.

Lalu ada Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono yang menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan. Kemudian, Setiawan Ichlas yang menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan.

Ahmad Ridha Sabana menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Ekonomi Kreatif dan Digital. Sementara itu, Mari Elka Pangestu menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan.

Raffi Ahmad mendapat jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Nama publik figur tersebut adalah Raffi Ahmad, Yovie Widianto, Gus Miftah, hingga Budiman Sudjatmiko.

Nama aktivis 98 sekaligus eks politikus PDIP Budiman Sudjatmiko tidak ada dalam daftar wakil menteri yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto pada Ahad malam, 20 Oktober 2024. Dia buka suara ihwal tidak ada namanya di susunan Kabinet Merah Putih tersebut.

Dia mengatakan, Prabowo memang tidak menugaskannya sebagai wakil menteri. "Setahu saya, saya tak pernah dapat penugasan tentang wakil menteri," katanya ketika dihubungi, Senin, 21 Oktober 2024.

 

Raffi Dapat Posisi Khusus

Meski Raffi Ahmad, Yovie Widianto, Gus Miftah, dan Budiman Sudjatmiko tidak masuk dalam jajaran menteri atau wakil menteri kabinet Prabowo, namun keempatnya dipastikan mendapat posisi khusus di pemerintahan. Tetapi, belum diketahui posisi pasti yang akan dijabat mereka.

Sebelumnya, Raffi mengatakan bahwa ia diminta oleh Prabowo untuk membantu di kabinet pemerintahan. Namun, pesohor asal Jawa Barat ini tidak menyebutkan secara jelas posisi yang ditawarkan Prabowo.

"Diminta sama-sama bantu beliau (Prabowo), di bidang yang saya kuasai. Kira-kira generasi muda, ekonomi kreatif, dan pekerja seni," ucap Raffi usai bertemu Prabowo di Kertanegara IV, Jakarta, Selasa lalu. Artis yang kini terjun ke dunia bisnis itu juga mengaku sudah menandatangani pakta integritas terkait jabatan yang akan diembannya lima tahun ke depan.

Senada dengan Raffi Ahmad, Yovie Widianto mengungkapkan bahwa dia diminta oleh Prabowo untuk membantu di bidang ekonomi kreatif. Menurut dia, tugas itu sesuai dengan bidang yang telah digelutinya puluhan tahun. "Jadi mungkin lebih ke mana arah tentang industri kreatif ke depan. Entah strategi dan sebagainya," ucap Yovie.

Sementara itu, Gus Miftah mengatakan bahwa dia mendapat tugas dari Prabowo untuk membantu di bidang moderasi dan toleransi. Meski begitu, penceramah bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu tak mengungkapkan posisi pasti yang diberikan kepadanya.

"Yang jelas ada amanah presiden yang saya diperintahkan untuk lebih fokus pada masalah toleransi dan moderasi," kata Gus Miftah. n erc/rmc

Berita Terbaru

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…